Helo Indonesia

Pelatihan Pembuatan Sepatu Ditutup, 300 Pasang Berhasil di Produksi

Rabu, 29 Oktober 2025 05:46
    Bagikan  
Pelatihan Pembuatan Sepatu Ditutup, 300 Pasang Berhasil di Produksi

Pelatihan Pembuatan Sepatu yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Pelatihan Pembuatan Sepatu yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi selama tujuh hari yang diadakan di Gedung Serba Guna Taman Keanekaragaman Hayati akhirnya selesai.Selasa (28/10/25)

Penutupan Pelatihan ini langsung ditutup oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Mesuji Najmul Fikri mewakili Bupati Mesuji Elfianah.

Acara turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris BPKAD, Kepala Bagian Prokompim, para instruktur, serta peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Najmul Fikri menyampaikan bahwa pelatihan Pembuatan Sepatu yang digelar selama tujuh hari akhirnya kita tutup.

Pelatihan ini digelar tidak hanya menjadi ajang pembelajaran teknis membuat sepatu, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kreativitas, semangat kewirausahaan, dan keterampilan masyarakat.

" Semoga kegiatan ini membangun sinergi antara Pemerintah Daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Najmul Fikri.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji, Andi Subrastono dalam laporannya menjelaskan bahwa peserta pelatihan merupakan penduduk usia kerja yang telah diseleksi melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian dan Perdagangan. Mereka kemudian dibentuk menjadi kelompok binaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Mesuji.

"Pelatihan berlangsung selama tujuh hari dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Dari hasil evaluasi, tingkat kehadiran peserta mencapai 90 persen, sedangkan penguasaan materi mencapai 95 persen. Seluruh peserta dinyatakan layak menerima sertifikat kompetensi,” jelas Andi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa selama pelatihan, para peserta berhasil memproduksi sekitar 300 pasang sepatu, hasil praktik langsung dari materi yang diajarkan oleh para instruktur profesional yang didatangkan dari luar Kabupaten Mesuji.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang kerja baru di bidang industri sepatu lokal terutama di Kabupaten Mesuji. (Aan.S)