LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung menggelar Festival Kreasi yang diikuti Kabupaten-Kota se-Provinsi Lampung di Graha Mandala mulai tanggal 7-10 Nov 2025.
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, bahwa Festival Kreasi guru dan tenaga pendidikan se-Provinsi Lampung. Adalah untuk berbagi pandangan dalam perlindungan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, pemerintah kota Bandarlampung memiliki visi untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, cerdas, dan berkarakter.
" Visi ini tidak akan
pernah tercapai tanpa peran sentral tenaga pendidik,dan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dalam membentuk masa depan serta karakter bagi peserta didik, ujarnya Sabtu.(8/10/2025).di Graha Mandala Jalan Pagar Alam.
"Namun, di tengah tugas mulia ini, tidak jarang kita mendengar atau bahkan menyaksikan kasus di mana guru dan tenaga kependidikan menghadapi intimidasi, ancaman, atau bahkan kriminalisasi saat menjalankan tugas profesionalnya, terang Eva Dwiana.
Terutama dalam upaya mendisiplinkan atau mengevaluasi peserta didik. ini adalah isu serius yang harus kita tangani secara kolektif.
untuk mewujudkan perlindungan yang efektif, perlu ada sinergi tiga pilar sekolah.
Pertama kepala sekolah harus berperan aktif membuat sop penanganan konflik dan membangun kesepakatan kelas.
Dan kedua sekolah yang jelas antara guru, siswa, dan orang tua. kepala sekolah adalah benteng pertama perlindungan bagi guru tenaga pendidik
Yang ketiga orang tua dan masyarakat untuk saling mempercayai dan menghormati peran guru. saat terjadi masalah, utamakan dialog dan klarifikasi melalui mekanisme sekolah, bukan emosi atau jalur hukum secara sepihak. kita harus menciptakan komunikasi yang harmonis.
"Pemerintah Kota terus memperkuat peran dewan pendidikan dan memastikan bahwa setiap kasus yang menimpa guru ditangani dengan bijak, mengutamakan penyelesaian secara edukatif dan kekeluargaan, sebelum masuk ke ranah hukum,tuturnya.
Eva Dwiana menambahkan, anda adalah subjek utama, bukan objek, dalam sistem pendidikan. melalui festival kreasi ini, tunjukkanlah bahwa guru di Lampung adalah guru yang profesional, kreatif, dan terlindungi.
"Marilah kita bekerja bersama menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi semuanya,dan bagi para pendidik yang berdedikasi, serta memberikan inspirasi, dan memperkuat komitmen kita bersama pada dunia pendiddikan,pungkasnya.( Hajim).
