Helo Indonesia

56 Anggota FKP3 Semarang Raya Ikuti Bimtek Cara Tepat Tangani Kecelakaan Kendaraan

Minggu, 9 November 2025 07:04
    Bagikan  
56 Anggota FKP3 Semarang Raya Ikuti Bimtek Cara Tepat Tangani Kecelakaan Kendaraan

Instruktur dari Kantor SAR Semarang saat memberikan bimtek penanganan kecelakaan kendaraan. Foto: basarnas smg

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 56 anggota Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) wilayah Semarang Raya mengikuti bimbingan teknis (bimtek) penanganan kecelakaan kendaraan atau Vehicle Accident Rescue (VAR).

Bertempat di Gedung Siaga SAR Kantor SAR Semarang, mereka berlatih cara menangani korban kecelakaan yang membutuhkan penanganan khusus. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 7-9 November 2025.

Baca juga: Menanti Delapan Tahun, Sepakbola Jateng Kembali Sabet Emas Popnas

Dalam Bimtek VAR, para peserta yang dilatih oleh instruktur dari Kantor SAR Semarang mendapatkan materi antara lain Medical First Responder/MFR, manajemen pertolongan pada kecelakaan, stabilisasi korban dalam kecelakaan kendaraan, stabilisasi kendaraan hingga pembuatan akses ke korban.

"Teman-teman potensi SAR ini sering menghadapi atau menjumpai kejadian kecelakaan namun korbannya ditangani langsung oleh masyarakat umum tanpa prosedur yang benar sehingga bisa memperburuk keadaan. Maka dengan ini kami memberikan dan melatih mereka bagaimana cara membantu korban kecelakaan dengan tanpa memperburuk kondisi korbannya," beber Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Semarang, Budiono, dalam rilisnya Sabtu 8 November 2025.

Baca juga: Keheningan yang Menyala di Islamic Center Tubaba, Pusat Ibadah dan Kontemplasi

Selain mendapatkan materi secara teori, para peserta juga mendapatkan latihan cara penggunaan alat-alat untuk stabilisasi kendaraan maupun alat untuk membuat akses ke korban seperti peralatan extrikasi, cara memecahkan kaca mobil yang benar dan penggunaan KID untuk stabilisasi korban di dalam mobil.

"Harapan kami semoga materi yang peserta dapatkan akan berguna dalam kehidupan sehari-hari dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,'' pungkas Budiono. (Aji)