Helo Indonesia

BPBD Bandarlampung Siagakan Posko 24 Jam untuk Distribusi Air Bersih Gratis

Jumat, 21 Agustus 2026 19:11
    Bagikan  
BPBD Bandarlampung Siagakan Posko 24 Jam untuk Distribusi Air Bersih Gratis
HELO LAMPUNG

Kalak BPBD kota Bandarlampung Idham Syahputra.( Hajim).

LAMPUNG,  HELOINDONESIA.COM---- Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan posko tanggap darurat selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan maupun mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung, Idham Syahputra, mengatakan layanan distribusi air bersih gratis disiapkan sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

" Penyaluran dilakukan menggunakan armada tangki air bersih yang difokuskan untuk melayani warga di wilayah Kota Bandarlampung yang membutuhkan," ujarnya.

“Posko 24 jam beroperasi penuh di kantor BPBD untuk menerima assessment dan permohonan droping air bersih darurat,” Kata Idham Syahputra,Jumat.( 21/8/2026).

" Masyarakat yang membutuhkan bantuan pengiriman air bersih dapat mengajukan permohonan melalui posko BPBD. Proses penyaluran juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama pamong setempat, RT, lurah, maupun camat di wilayah yang terdampak," tuturnya.

Untuk pengaduan dan permintaan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Darurat 117, BPBD Kota Bandarlampung di (0721) 6016451, atau WhatsApp resmi 0821-8099-2105.

BPBD kota Bandarlampung mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan pasokan air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut sehingga kebutuhan dapat di-assessment dan bantuan dapat dikirimkan secepat mungkin.

Distribusi air bersih sudah dilakukan di sejumlah wilayah di lima kecamatan Bandarlampung.Diantaranya Kampung Batu Suluh RT 18 dan RT 17, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Di kedua lokasi tersebut, sebanyak 113 kepala keluarga (KK) atau 461 jiwa terdampak kekeringan.

Distribusi juga dilakukan di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Timur, yakni di Jalan RE Martadinata RT 06 dengan jumlah 11 KK atau 28 jiwa, Jalan Laksana RE Martadinata Gang Pasirah Marga RT 01 sebanyak 30 KK atau 90 jiwa, serta Perum Puri Gading RT 04 sebanyak 90 KK atau 300 jiwa.

Secara keseluruhan, berdasarkan data yang dihimpun, bantuan air bersih pada kegiatan tersebut menjangkau sedikitnya 244 KK atau 879 jiwa.

Sementara itu, pada Jumat (21/8/2026), BPBD kembali mendistribusikan air bersih ke Jalan Raya Suban, Kampung Batu Suluh RT 18, Kelurahan Way Laga. Sebanyak 61 KK atau 201 jiwa tercatat membutuhkan bantuan air bersih akibat sumur warga mengalami kekeringan.

" Selain penanganan kekeringan, BPBD juga melakukan penanganan pohon yang menghalangi aliran sungai di Jalan Karimun Jawa, Gang Perumahan Nihan, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame. Pohon jenis akasia dengan diameter sekitar 60 sentimeter tersebut menghambat kelancaran aliran sungai," terangnya.

Dalam penanganan tersebut, BPBD berkoordinasi dengan pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan RT setempat. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan akibat kejadian tersebut.( Hajim).