Helo Indonesia

Menanti Delapan Tahun, Sepakbola Jateng Kembali Sabet Emas Popnas

Ajie - Olahraga
Minggu, 9 November 2025 06:31
    Bagikan  
Menanti Delapan Tahun, Sepakbola Jateng Kembali Sabet Emas Popnas

Tim sepakbola Jateng melakukan selebrasi usai menjadi juara di Popnas 2025

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Kontingen Jawa Tengah melengkapi prestasi mengesankannya di arena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII/2025 dengan menyabet medali emas cabang prestisius yaitu sepakbola.

Sepakbola Jateng menjadi juara usai menggulung Jawa Barat 3-0 dalam final yang berlangsung di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Sabtu 9 November 2025.

Jateng terakhir meraih emas cabang ini delapan tahun lalu pada 2017 saat menjadi tuan rumah Popnas dengan menumbangkan Jabar 2-0 di Stadion Citarum Semarang. Saat itu, sepakbola berhasil mempertahankan gelar karena pada Popnas 2015, Jateng menumbangkan tuan rumah Jabar.

Baca juga: BNNK Kendal Razia Kos-Kosan saat Gelar Operasi Terpadu di Desa Kutoharjo

Pada Popnas 2023 di Popnas Sumsel, sepakbola Jateng sebenarnya mampu menembus final, tapi sayang ditumbangkan DKI Jakarta di laga puncak.

Dalam final Jateng vs Jabar kemarin, Davin Armadheni Herdiansa membuka keunggulan Jateng pada menit ke-20. Beberapa menit kemudian, Farel Amedio Nesta membuat Jateng unggul 2-0.

Amedio mencetak gol keduanya lewat proses menakjubkan. Bola datar ke tiang jauh, seolah membelok ke gawang sehingga skor 3-0, yang bertahan hingga pertandingan usai.

Kemenangan Dika Adi Nurdiansyah dkk benar-benar membungkam Jabar dalam arti sesungguhnya. Saat babak awal dimulai, tim lawan benar-benar ‘’gacor’’ lewat suporternya yang mendukung dengan semangat lewat nyanyian maupun tetabuhan musik.

Namun, setelah gawang mereka bobol oleh tendangan Davin, mereka diam, bungkam. Sebaliknya suporter Jateng yang secara jumlah lebin minim, mulai bersuara hingga pertandingan usai.

Kapten tim Jateng Dika Adi Nurdiansyah merasa bangga bisa menyumbang medali emas bagi kontingen Jateng. ‘’Wah, luar biasa rasanya. Kami memang optimistis dari awal. Tetapi, apa pun ini membanggakan bagi kami, para pelajar Jateng,’’ bebernya.

Baca juga: Pabrik Pengolahan Sampah Senilai 200 Juta Dolar AS Bakal Dibangun di Jateng

Sementara pelatih Jateng Dodik Wahyudi juga tidak bisa menyembunyikan suka citanya. Setelah ditahan Bali pada semifinal 2-2, sehingga lolos ke final lewat adu penalti 5-4, dia langsung evaluasi tim pada malam harinya.

Adapun ofisial PPLOP Dica Nugroho Saputro menyatakan kebanggaannya. Dia menyebut satu medali emas sepak bola memiliki nilai yang luar biasa. ‘’Seolah-olah harga diri kita naik dengan emas sepak bola. Tentu, kami juga apresiasi dengan cabang-cabang olahraga lain,’’ tegasnya.

Koleksi 52 Emas

Hingga Sabtu malam 9 November 2025, Kontingen Jateng mengoleksi 52 emas, 34 perak dan 44 perunggu, tetap bertahan pada posisi kedua di bawah tuan rumah DKI Jakartya (82 – 48 – 53).

Jateng membuka jarak delapan emas dengan Jatim yang berada pada ketiga dengan 44 emas, 48 perak, 47 perunggu). Posisi keempat Jabar (31 – 42 – 54) dan kelima Banten (16 – 8 – 19).

Lonjakan medali Jateng Sabtu (8/11) di samping sepak bola, di antaranya datang dari pencak silat. Dari 6 final, diperoleh empat medali emas dan dua perak.

Baca juga: Keheningan yang Menyala di Islamic Center Tubaba, Pusat Ibadah dan Kontemplasi

Empat emas tersebut diperoleh oleh Ghina Salsabila (kelas H putri), Azka Shahia Althafaliha Alfarizi (kelas C putri), Mahilda Mega Andina (Kelas E putri) dan Krisnanto Suryo Koco (Kelas putra). Sedangkan medali perak diraih Anggi Riviyani (Kelas G putri) dan Saffa Dzaky Azaria Rizky (seni tunggal putra).

Atletik menambah dua medali emas dari estafet 4 x 400 m putri (Dinda Julia Saputri, Nara Mazaya Sutantia, Rizki Cahaya Ramadani, Shava Salvia Waranggani) dan tolak peluru putra 5 kg (Rifki Zaenul Arifin).

Kemudian panahan juga menyumbang dua medali emas lewat nomor divisi compound beregu putra (Muhamad Fathir Hirzan, Muhammad Hasya Abdillah, Yudhistiro Wijoyo Wiratmoko) dan divisi compound perorangan putri (Alzeina Meisya Khalida).

Potensi emas Jateng untuk hari Minggu (9/11), final voli pasir putra Jateng melawan Jatim, dan tenis lapangan tunggal putra Michal Ihsan Wicaksana yang di final bertemu M Mouressi (Banten). (Aji)