JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Pendidikan Pembentukan Bintara Polri gelombang pertama Tahun Anggaran 2026 ini sudah digelar, dengan masa pendidikan selama tujuh bulan
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri meresmikan penyelenggaraan pendidikan bintara tersebut, pada Selasa (6/1/2026) di Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri kepada seluruh peserta upacara.
Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA 2026 diikuti sebanyak 2.906 peserta didik yang tersebar di sejumlah Sekolah Polisi Negara (SPN).
Baca juga: CSR BI-OJK Hak Rakyat Miskin, BaraJP Geregetan: KPK, Tangkap Semua Komisi XI DPR 2019–2024!
"Selain SPN Polda Metro Jaya sebanyak 993 orang, juga SPN Polda Jawa Timur 971 orang, dan SPN Polda Sulawesi Selatan 942 orang," kata Kapolda Asep.
Dalam amanatnya Kapolda Metro Jaya mengatakan, bahwa rekrutmen dan pendidikan bertujuan membentuk kualitas sumber daya manusia Polri.
"Mewujudkan polisi yang profesional, unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis," ujarnya.
Selain pembentukan mental dan kepribadian kebhayangkaraan, katanya, peserta didik juga dibekali nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, penguasaan teknis dan taktis kepolisian dasar, serta pembinaan jasmani guna menunjang kesiapan fisik.
Baca juga: 3 Hari Tenggelam di Pesibar, Jenazah Warga Lampura Ditemukan 15 Mil dari TKP
Kalemdiklat Polri menekankan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh disiplin, dedikasi, semangat, dan integritas pribadi.
Di akhir amanatnya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan harapan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan baik.
"Menjunjung tinggi moralitas, serta menjadi Bhayangkara yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ucapnya.
