LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau kondisi banjir akibat meluapnya Way Campang ke permukiman warga di Gang Mawar dan Gang Waru dekat Perumahan Sukabumi Indah air, Kecamatan Sukabumi, Jumat (9/1/2025).
Dia akan meninggikan talud yang pernah dibangun wali kota sebelumnya (Herman HN) agar tak lagi menggelontor ke permukiman warna. "Kita akan menambah ketinggian taludnya untuk mengantisipasi agar tidak lagi meluap ke pemukiman," ujarnya kepada Helo Indonesia.

Selain debit air yang tinggi, sampah, termasuk kayu dan bambu termasuk yang menyebabkan terhambatnya aliran sungai. Ada juga sungai milik Balai Besar yang mengalami pendangkalan akibat sendimen, ujar Wali Kota Eva yang baru pulang rapat di Jakarta.
Ada juga penyempitan sungai akibat adanya pembangunan tembok yang dilakukan PT TRI Surya. "Nanti, kita koordanasi dengan Balai untuk meninggikan talud Way Campang dan Pemkot akan membantu perbaikan dengan anggaran BTT," katanya.
Dia bersyukur banjir selama tiga hari ini, terutama yang meluap ke jalan, cepat diatasi berkat kerja sama Tim Gabungan Bencana Alam yang terdiri dari BPBD, Damkar, Pol PP, Dishub,TNI-Polri.

Sebelumnya, akibat hujan selama dua jam sempat membuat beberapa titik banjir di enak kecamatan, yakni Kecamatan Kedamaian, Sukarame, Sukabumi, Rajabasa, Kedaton, dan Kecamatan Wayhalim.
Salah satu rumah warga Lasiman (44) pengrajin kusen di Jalan Soekarno Hatta Gang Waru 4 RT 05,Lk II kelurahan Sukabumi Indah tembok sepanjang 4 meter miliknya roboh diterjang air yang meluap dari drainase milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai ) Mesuji Sakampung.
Kerugian yang dialami Lasiman pengarajin kusen,seperti alat-alat gergaji listrik,gerindra dan beberapa kusen yang terendam ditaksir sekitar puluhan juta.
Sementara Kohar, pemilik PT TrI Surya mengatakan, Wali Kota meminta tembok beton miliknya digeser, agar tidak terlalu mepet dengan drainase , menurutnya berdirinya tembok tersebut sesuai dengan IMB dan sertifikat yang kita miliki.
" Bukannya tidak setuju ya,mungkin ada solusi yang lain,tanpa harus menggeser tembok ini," tandasnya.
Wali Kota Eva Dwiana ninjau banjir didampingi Kepala Pelaksana BPBD Idham Basyar Syahputra, Kadis Damkar Anthony Irawan , Plh Kadis DLH Budi Ardianto, Kadis Perhubungan Socrat Pringgodanu,Kadis PU Dedi Sutioso, Kadis Perkim Muaihim, Kepala Bappeda Bandarlampung Dini Purnamawaty,Kadis Kominfo Veni Devialesti.( Hajim).
