Helo Indonesia

Harley vs Jupiter, Bos Rokok HS Asal Lamtim Kritis dan Istri Tewas

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Senin, 2 Maret 2026 21:32
    Bagikan  
KECELAKAAN
HELO LAMPUNG

KECELAKAAN - Musibah bos rokok HS

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Muhammad Suryo, pemilik pabrik rokok HS asal Lampung kritis dan sang istri tewas akibat sepeda motor Harley Davidsonnya tabrakan dengan Yamaha Jupiter di Jalan Wates-Purworejo, Temon, Kulon Progo, DI Yoyakarta, Minggu (1/3/2026), pukul 16.45 WIB l.

Pengusaha rokok yang baru mengembangkan pabriknya di daerah asalnya, Kabupaten Lampung Timur, itu masih kritis di rumah sakit. Sedangkan istrinya, Anis Syarifah, dimakamkan di Pemakaman Muslim Tajem Maguwoharjo, Sleman, Senin (2/3/2026), pukul 12.30 WIB.

undefined

Karangan bunga duka cita dari sejumlah tokoh dan perusahaan memadati kawasan rumah duka di kompleks perumahan di Sardonoharjo, Ngaglik. Bahkan dari gapura jalan raya hingga masuk gang ke rumah Suryo.

Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko menjelaskan kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (1/3/2026). Moge HS bertabrakan dengan Yamaha Jupiter yang dikendarai oleh AA berboncengan dengan DN.

Sarjoko mengatakan, soal detail kronologi kejadian masih dalam pendalaman Satlantas Polres Kulon Progo. Polisi telah melaksanakan olah TKP secara menyeluruh melalui metode TAA (Traffic Accident Analysis).

PROFIL

Muhammad Suryo dikenal memiliki pola rekrutmen yang tidak biasa, yakni tidak mensyaratkan ijazah, batasan usia, maupun pengalaman kerja. Bagi Suryo, yang terpenting adalah kemauan untuk belajar.

Bahkan, ia memprioritaskan warga sekitar pabrik dan penyandang disabilitas (difabel) untuk bekerja, dengan memberikan uang saku selama masa pelatihan.

Di luar kesibukannya sebagai CEO, Suryo juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Melalui program CSR Surya Group, ia telah membangun puluhan masjid di wilayah Jawa dan Sumatera.

Terbaru pada Januari 2026, bos rokok HS ini baru saja melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid An Nur di Lampung Timur sebagai bentuk bakti pada tanah kelahirannya. (HBM)