JAKARTA,HELOINDONESIA.COM - Polri resmi melepas keberangkatan 4.009 pemudik dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
"Pelaksanaan mudik gratis tahun ini, Polri memprioritaskan pelayanan bagi masyarakat dengan tujuan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, pada Rabu (18/3/2026) di Jakarta.
Dia katakan, untuk mendukung program tersebut telah disiapkan 81 unit bus yang mengangkut 4.009 peserta hasil pendaftaran selama tiga hari di masing-masing polres.
Kapolri juga menyampaikan, bahwa hingga hari ke-6 pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan sebesar 40,91 persen atau turun 682 kasus dibandingkan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2025.
Baca juga: Demi Kenyamanan Pemudik, Bupati Mesuji Tinjau dan Bersihkan Rumah Ibadah
Dalam laporan harian untuk periode Selasa, hingga Rabu, 18 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 173 kejadian.
Dari jumlah tersebut, 29 orang meninggal dunia, 70 orang mengalami luka berat, dan 505 orang luka ringan. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Untuk kondisi arus lalu lintas, tercatat sebanyak 1.213.388 kendaraan keluar dari Jakarta melalui jalan tol. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 20,8 persen dibandingkan lalu lintas harian normal dan meningkat 2,83 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025.
Meski sempat terjadi kepadatan di salah satu gerbang tol, situasi tersebut telah berhasil diurai sehingga arus lalu lintas kembali berjalan lancar.
Baca juga: Sidak Pasar Bunder, Ahmad Luthfi Jamin Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran
Dalam rangka mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, Polri juga menyiapkan layanan informasi yang lebih lengkap dan bersifat real time, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi terkini sesuai kebutuhan selama perjalanan mudik.
"Polri juga mengoptimalkan Call Center 110, sebagai saluran pengaduan dan layanan cepat tanggap bagi masyarakat," ucapnya.
Melalui program ini, Polri berharap penyelenggaraan mudik tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Polri juga membuka ruang evaluasi, serta masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan ke depan.
