Helo Indonesia

Bareng Gubernur Mirza, Andi Arief Mudik Kumpulkan Alumni SMID-PRD dan Smanda 89 

Minggu, 22 Maret 2026 13:01
    Bagikan  
Bareng Gubernur Mirza, Andi Arief Mudik Kumpulkan Alumni SMID-PRD dan Smanda 89 

ANDI ARIEF - Bukber Alumni SMID-PRD Lampung, alumni Smanda Bandarlampung 89, Jumatan di Al Furqon. | Muzzamil / Helo Indonesia

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Senada di Jakarta di sela kesibukan, saat berkesempatan mudik lebaran selama masa cuti bersama libur nasional Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, tokoh prodemokrasi, kini politisi Partai Demokrat dan Komisaris Independen PLN, Andi Arief, memaksimalkannya dengan perbanyak silaturahmi salah satunya dengan menghadiri sejumlah agenda buka buasa bersama (bukber) di tanah kelahirannya, Lampung.

Usai sebelumnya turut hadir di Bukber Jaringan Prodem tema unik nyala: "Perwujudan Demokrasi Harus Hadir Dalam Setiap Kehidupan dan Sampai ke Piring-Piring Rakyat", saat masih di Jakarta, antara lain bareng aktivis Malari Hariman Siregar dan Syahganda Nainggolan, 13 Maret lalu, AA biasa dia disapa, muncul perdana hadiri Bukber dan Silaturahmi Alumni SMID-PRD Lampung #BerkawanSelamanya di Randu Resto Bandarlampung, Senin (16/3/2026) petang.

Mantan Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) dan pimpinan Partai Rakyat Demokratik (PRD), salah satu korban selamat kasus penghilangan paksa dan penculikan aktivis 1997–1998 silam ini selain memilih mudik via jalur darat dan tiba di lokasi jam 17.15 WIB, juga memilih tema related terkini soal krisis dan peluang respons kaum prodemokrasi, saat ditodong kultum di sana.

AA antara lain membedah lima krisis global yang pernah terjadi dan turut Indonesia alami, plus latar penyebabnya.
Dua krisis imbas bencana (alam), dua krisis imbas perang, satu krisis imbas bencana non alam, pandemi COVID-19. Kini Indonesia tengah pula dihadapkan pada situasi ambang krisis jenis baru: krisis imbas perang Iran vs Israel-AS dan saat bersamaan krisis finansial domestik.

Di hadapan sejawat kader alumni SMID-PRD Lampung lintas genre 1994–2024 hadir dari penjuru Lampung, Banten; antara lain mantan Direktur LBH Bandarlampung dan dua periode Ketua PERADI Bandarlampung Abi Hasan Mu'an, Bendahara DPD/Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung Yozi Rizal, serta tiga mantan Ketua PRD Lampung: Anwar Syarifudin, Rakhmat Husein DC, Ali Akbar; AA selain berikan insight peluang, tantangan, harapan dan doa agar Presiden Prabowo dapat memimpin bangsa ini mengatasi dampak ikutan krisis imbas perang dan imbas krisis finansial, juga beri pencerahan bagi alumni untuk menghindari jebakan kejayaan masa lalu aktivis, semangat menatap kedepan.

"Coba kita bicara kedepan, masih ada peluang. Jangan putus asa gitu. Kesalahan kita yang masa lalu adalah setelah bisa meruntuhkan satu rezim, bagaimana kita berkuasa, gak kita pelajari. Tapi kita belajar satu persatu dan sekarang mungkin kalau kedepan sudah cukup bisa. Mungkin kedepan Husein bisa jadi presiden. Saya kira itu aja. Jadi kita bangun lagi spirit. Kita ini sekarang teknologi makin maju, dunia kesehatan makin oke, jadi jangan cepet merasa tua," ujar penggalan akhir kultum AA menginjeksi sejawat hadirin, dia ajak berdialektika.

Hadir hingga acara bubar, "Kami alumni PRD dan SMID, mohon maaf lahir batin," seru AA dan hadirin dipandu Ketua PRD Lampung ke-10 dan Koordinator Keluarga Besar Rakyat Demokratik KBRD Lampung Ali Akbar.

Pantauan terpisah, AA turut bukber sekaligus rendezvous bareng rekan seangkatan masa SMAN 2 Bandarlampung 1989 di salah satu sudut Kota Tapis, Selasa (17/3/2026).

Istimewa, dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Sekdaprov Lampung Dr Marindo Kurniawan. Keduanya notabene selain mantan atlet sofbol binaan AA, dan Mirza pernah sama dua periode pimpin Pengda Perbasasi Lampung 2012–2022, penerus AA. Per Desember 2025 lalu, Mirza juga Ketua Umum IKA Smanda Bandarlampung, Marindo sekretaris umumnya.

"Smanda 89 bukber, terima kasih buat Pak Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Ketua Ika Smanda) dan Pak Sekda Marindo Kurniawan (Sekretaris Ika Smanda) menyempatkan hadir di tengah kesibukan yang luar biasa. Keluarga besar Smanda 89 malam ini juga mengucapkan selamat ulang tahun buat Pak Gubernur yang esok hari (18 Maret) tepat berusia 46 tahun. Semoga diberi kekuatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah," takzim AA lewat unggahan.

"Terima kasih juga atas kehadiran Kanjeng Andi Achmad, sang superstar penyanyi Lampung yang juga alumni Smanda 69," imbuh AA mengapresiasi kehadiran mantan Bupati Lampung Tengah 2000–2008 itu, menghibur juga bersama biduan pop asal Lampung Kiki The Potters.

"Kami alumni SMA Negeri 2 Tanjungkarang mengucapkan Minal Aidin walfaidzin," seru hadirin dipandu ketum Mirza.

Selain bertemu kangen keluarga besar sembilan putra-putri beserta cucu cicit mendiang ayahandanya: sosok teladan, manusia satu abad, dai, guru, penulis, veteran pejuang kemerdekaan Indonesia, ulama kharismatik NU Lampung, juga pengurus dan Imam Besar Masjid Jami Al Furqon Bandarlampung hingga akhir hayat, KH Arief Mahya; AA sejenak rendezvous mengenang masa kecil saat salat Jum'at di masjid Jl P Diponegoro, Lungsir, Telukbetung Utara, Bandarlampung itu, Jum'at (20/3/2026).

"Di tengah hiruk-pikuk Kota Bandarlampung, berdiri kokoh Masjid Jami Al-Furqon, sebuah tempat yang memiliki arti mendalam dalam perjalanan hidup saya. Sejak masih duduk bangku SDN 3 Telukbetung, saya sudah rutin melaksanakan salat Jumat di masjid ini. Kedekatan jarak dari sekolah menjadikannya pilihan utama, dan tanpa saya sadari, kebiasaan itu perlahan menumbuhkan ikatan batin yang kuat antara saya dan masjid besar yang penuh khidmat ini," tutur AA.

Ikatan itu sambung dia, semakin erat karena masjid ini juga merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah keluarga, "khususnya sosok Ayah. Dua tahun lalu, Ayah saya berpulang ke Rahmatullah dalam usia 101 tahun. Beliau adalah seorang ulama Nahdlatul Ulama dan juga merupakan imam besar di Masjid Jami Al-Furqon."

"Hingga kini, setiap kali melangkahkan kaki ke dalam masjid, atau sekadar mengingatnya, saya diliputi rasa rindu yang begitu dalam. Bukan hanya rindu pada suasana masa lalu yang penuh kenangan, tetapi terutama rindu yang tak terhingga pada Ayah saya," ungkap AA, bak menyambung kalimat unggahan pengingatnya di hari ke-365 wafat sang ayah, Februari 2025. Banyak hal bisa dilalui kecuali rindu.

"Masjid ini, menjadi saksi bisu atas perjalanan spiritual dan menjadi jembatan kenangan yang menghubungkan dengan sosok beliau," tandas AA memaksudkannya. Al Furqon bak jadi pembuluh rindu si bungsu pasangan mendiang 'Papi' Arief Mahya dan 'Andung' Hajjah Mas Amah ini. AA, Paksu.

Disaksikan sejumlah sohib lawas termasuk eks wartawan Lampung Post, kelak pernah koresponden The Jakarta Post kini advokat muslim, Gunawan Pharikesit; rekan seangkatan di Smanda Bandarlampung yang juga mantan Ketua DPD P3S Gagak Lumayung Lampung Wira Utama, AA bilang bahkan saat di Smanda dulu jika ada peringatan Isra Mi'raj selalu digelar di masjid kebanggaan warga Kota Tapis itu.

"Semoga jemaahnya makin terus bertambah," pungkas AA.

Pembaca Helo Indonesia, mudik juga? Salat Ied dimana? Selamat Idulfitri. Mohon maaf zahir batin. (Muzzamil)