Helo Indonesia

Wali Kota Eva Dwiana Gerak Cepat, Perintahkan Bedah Rumah Siti Khodijah di Panjang

Sabtu, 4 April 2026 16:48
    Bagikan  
Wali Kota Eva Dwiana Gerak Cepat, Perintahkan Bedah Rumah Siti Khodijah di Panjang
HELO LAMPUNG

Camat Panjang Hendry Satria Jaya saat kunjungan

LAMPUNG,  HELOINDONESIA.COM---Wali Kota Eva Dwiana Intruksikan camat Panjang Hendry Satria Jaya merespons laporan warga mendengar kondisi rumah Siti Khodijah yang tak layak huni.

Memastikan keluarga tersebut merupakan penerima aktif bantuan sosial dan segera diusulkan masuk dalam program Bedah Rumah.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, tegas meminta pihak kecamatan dan kelurahan berkomitmen memberikan intervensi lanjutan yang lebih komprehensif bagi keluarga Siti Khodijah.

" Ada empat langkah konkret yang segera dieksekusi,langkah pertama adalah usulan bedah rumah, di mana kondisi rumah semi-permanen milik pribadi yang ditempati Siti Khodijah," terangnya.

Selanjutnya, akan memfasilitasi administrasi kependudukan karena anak bungsu Siti yang berusia 4 tahun belum memiliki Akta Kelahiran dan belum masuk Kartu Keluarga (KK).

" Dokumen ini akan segera dibuatkan agar sang anak terdaftar sebagai penerima bantuan.Selain itu, akan ada intervensi kesehatan melalui Puskesmas Panjang, di mana anak bungsu tersebut akan mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menjamin tumbuh kembang yang sehat," ujarnya.

Terakhir Eva Dwiana mengingatkan kecamatan Panjang agar mencatat pendidikan anak-anak Siti Khodijah diberikan pendampingan melalui program Beasiswa Pemkot Bandarlampung.

"Kami akan terus memantau kinerja kecamatan Panjang untuk mendampingi keluarga Ibu Siti. Ini adalah komitmen nyata kepada masyarakat," ujarnya Sabtu.( 4/4/2026).

Camat Panjang Hendry Satria Jaya mengatakan,atas arahan Bu Wali Eva Dwiana,kami langsumg mengunjungi rumah Siti Khodijah di kawasan lereng Bukit Sakal, RT 03 LK I, Kampung Margomulyo.

Ibu Siti yang sehari-hari berjualan kerupuk dan kue brownies, untuk kehidupan sehari- hari, serta membiayai anaknya.

".Pihaknya mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi terkait kondisi Siti Khodijah dan keluarganya. Alhamdulillah, kami sudah bertemu langsung dan memastikan kehadiran pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik ," ujar Hendry.

Berdasarkan verifikasi data lapangan bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Hendry menegaskan bahwa Siti Khodijah sudah tercatat sebagai penerima aktif berbagai program bantuan pemerintah.

Bantuan tersebut meliputi PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Bantuan Beras Minyak Bapana.termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak-anak beliau juga aktif.

Memang sempat ada perpindahan sekolah, namun sudah diurus oleh pendamping PKH agar dana BOS dan PIP kembali aktif di semester depan," jelas Hendry.

Sementara pendamping sosial PKH Kelurahan Pidada sekaligus Ketua Tim PKH Kecamatan Panjang, Isnan Subegi menyampaikan apresias kepads pemerintah Kota Bandarlampung terhadap keluhan masyarakat.

Isnan menegaskan bahwa selama ini intervensi bantuan untuk keluarga Siti Khodijah sebenarnya sudah berjalan aktif, dan penerima aktif bantuan sosial PKH dan BPNT atau Sembako.

"Termasuk anggota keluarganya juga sudah ter-cover sebagai peserta BPJS kesehatan segmen PBI atau KIS.Jadi dari pemerintah pusat sudah upaya maksimal," tutupnya.( Hajim).