Helo Indonesia

Tim PkM USM Bekali Pelaku UKM Semarang Tengah Strategi Suksesi Bisnis ke Generasi Penerus

Sabtu, 11 April 2026 20:43
    Bagikan  
Tim PkM USM Bekali Pelaku UKM Semarang Tengah Strategi Suksesi Bisnis ke Generasi Penerus

Tim pengabdian USM saat memberikan pelatihan terkait kaderisasi pengelola dan keberlanjutan UKM di Kelurahan Brumbungan

SEMARANG. HELOINDONESIA.COM - Keberlanjutan Usaha Kecil Menengah (UKM) sering kali terbentur pada masalah regenerasi. Menyiasati tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) menggelar pelatihan strategis bertajuk "Pentingnya Kaderisasi Anggota Keluarga sebagai Pengelola Profesional dalam Keberlanjutan UKM" pada Rabu, 8 April 2026.

Bertempat di Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, kegiatan ini menyasar para pemilik usaha lokal yang ingin memastikan bisnis keluarga mereka tidak hanya bertahan, tetapi berkembang di tangan generasi penerus.

Baca juga: Bukan Kredit Biasa, Supriyatno Klaim Produk SCF Bank Jateng Justru Bentuk Kehati-hatian

Tim PkM USM terdiri atas Guruh Mulia Widayat SE MM, anggota Dr Dc Kuswardani MM, Lusa Mara SE MM dan Dr Ani Setyowati SE MSi. Mereka dibantu oleh dua mahasiswa Fakultas Ekonomi USM, yaitu Marcellino Valent Gusna dan Sabilla Syabrina Josivo.

Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan pihak Kantor Kelurahan Brumbungan, Semarang, sebagai bentuk sinergi dalam memberdayakan potensi ekonomi lokal melalui tata kelola usaha yang lebih terstruktur.

Menurut Guruh, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan kemampuan para pelaku UKM di Kelurahan Brumbungan dalam mempersiapkan serta membina anggota keluarga mereka agar siap menjadi pengelola bisnis yang profesional.

Selain itu, langkah kaderisasi ini merupakan strategi krusial untuk mengatasi tantangan keberlanjutan usaha dan regenerasi kepemimpinan, yang sering kali menjadi hambatan dalam mempertahankan eksistensi UKM di masa depan.

Dia berharap, pelatihan tersebut dapat mentransformasi metode pengelolaan usaha yang awalnya bersifat tradisional menjadi manajemen yang lebih profesional, sekaligus membina kelompok usaha agar siap menghadapi dinamika pasar yang semakin modern.

"Kami berharap, dengan mengoptimalkan pemahaman mengenai kaderisasi melalui pelatihan dan pendampingan ini, para pelaku UKM di Kelurahan Brumbungan mampu menyiapkan generasi penerus yang kompeten untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka secara mandiri," ujarnya.

Baca juga: Samator Tutup Putaran Pertama Final Four Proliga 2026 dengan Kemenangan Perdana

Respons para pelaku UKM sebagai peserta sangat positif. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber selama kegiatan berlangsung. Peserta juga mengharapkan adanya kegiatan lanjutan untuk pendalaman materi beserta praktik langsung dalam menyusun rencana suksesi usaha keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, katanya, para mahasiswa berpartisipasi aktif dengan mempersiapkan seluruh komponen pelatihan, memberikan edukasi mengenai langkah-langkah administratif dalam pengelolaan usaha, serta menyiapkan peralatan dan perlengkapan pendukung lainnya untuk kelancaran acara. (Aji)

*