Helo Indonesia

Tabrak Tugu Perbatasan di Banjarkerta, Pemotor Asal Mrebet Meninggal di Lokasi

1 jam 12 menit lalu
    Bagikan  
Tabrak Tugu Perbatasan di Banjarkerta, Pemotor Asal Mrebet Meninggal di Lokasi

Petugas Polsek Karanganyar mengevakuasi kendaraan korban kecelakaan di Banjarkerta. Foto: polres pbg

PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM -  Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Desa Banjarkerta, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Selasa 5 Mei 2026. Pengendara sepeda motor menabrak tugu perbatasan hingga meninggal dunia.

Personel Polsek Karanganyar yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP awal. Selain itu, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Selanjutnya menghadirkan mobil ambulans desa untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Baca juga: Inovasi dari Udinus untuk Jateng: ToyaKU, Masa Depan Air Bersih Tanpa Mata Air

Kapolsek Karanganyar AKP Edi Rasio menjelaskan kecelakaan tunggal terjadi sekira jam 10.30 WIB. Korban berinisial RC (59), warga Desa Serayu Karanganyar, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kecelakaan sepeda motor bernomor polisi R-6970-KV melaju dari arah barat (Bobotsari) menuju timur (Karanganyar). Karena melaju dengan kecepatan tinggi sepeda motor keluar jalur hingga menabrak tugu perbatasan desa.

“Diduga sepeda motor melaju terlalu kencang saat melewati kondisi jalan yang menyempit karena ada jembatan, sehingga kehilangan kendali dan menabrak tugu,” ungkapnya.

Disampaikan bahwa akibat benturan keras membuat korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans desa menuju Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bobotsari.

Waspada dan Kurangi Kecepatan

Selain korban jiwa, kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 5 juta. Kerugian tersebut meliputi kerusakan sepeda motor dan kerusakan tugu perbatasan yang roboh.

“Selanjutnya kami serahkan barang bukti kendaraan dan hasil olah TKP awal ke Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga untuk penanganan lebih lanjut,” tambah AKP Edi Rasio.

Baca juga: Berburu Biawak Berujung Petaka, Pria Grobogan Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lusi

Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Selain itu, lebih waspada saat melintas di jalan yang menyempit akibat adanya jembatan untuk menghindari potensi kecelakaan serupa terjadi.

“Kurangi kecepatan saat mendekati jembatan untuk menghindari potensi kecelakaan serupa terulang kembali,” pesannya. (Aji)