Helo Indonesia

Warga Cilegon Lompat dari Dermaga 7 Eksekutif Bakauheni ke Laut

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
1 jam 49 menit lalu
    Bagikan  
TENGGELAM
HELO LAMPUNG

TENGGELAM - Tim SAR Gabungan saat menyisir perairan untuk mencari korban yang terjun ke laut dari Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Seorang warga Cilegon, Banten, Dedi Rustana Siregar (38) melompat dari kendaraan dan pagar lalu terjun ke laut di Dermaga 7 Eksekutif, Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (11/10/2026), pukul 01.10 WIB.

Adik sepupu korban, Eno Sardiono melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas ASDP Bakauheni sebelum diteruskan ke Pos SAR Bakauheni. Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian.

undefined

Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara,

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 06.05 WIB. Tim Rescue Pos SAR Bakauheni segera diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 06.20 WIB untuk melakukan penanganan awal.

Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mewakili Kepala Kantor Basarnas Lampung, mengatakan operasi pencarian dimulai pukul 06.40 WIB setelah tim melakukan koordinasi dan pengarahan bersama unsur terkait.

Pencarian dilakukan dengan menyisir serta memantau perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet. Upaya tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, ASDP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, nelayan, serta keluarga dan masyarakat setempat.

Meski penyisiran telah dilakukan sejak pagi, korban belum ditemukan hingga Minggu sore. “Pada pukul 17.15 WIB, korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan pada Senin (12/10) mulai pukul 07.00 WIB sesuai rencana operasi hari kedua,” ujar Rezie.

Pada operasi lanjutan, tim akan kembali melakukan pemantauan visual dan penyisiran menggunakan alat utama SAR. Seluruh upaya pencarian dilaksanakan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel serta kelancaran aktivitas pelayaran di Pelabuhan Bakauheni.

"Basarnas mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada tim SAR gabungan melalui Emergency Call Basarnas atau WhatsApp Comm Center Basarnas Lampung di nomor 0821-8004-8006," tutup Rezie.(Rls/Hajim).