LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Kebakaran melanda sebuah rumah permanen di Jalan Veteran 2, Blok C4 Nomor 17, RT 006/RW II, Kelurahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Selasa (27/10/2026).
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 30 personel untuk menangani kebakaran rumah milik Silaban (70), seorang pensiunan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, mengatakan laporan kebakaran diterima Markas Komando (Mako) Tandean sekitar pukul 12.53 WIB. Petugas kemudian segera bergerak menuju lokasi kejadian.
“Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 14.10 WIB. Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas menghabiskan sekitar 10 tangki air,” ujar Anthony.
Akibat kebakaran itu, sejumlah barang di dalam rumah turut hangus terbakar. Barang-barang tersebut meliputi tiga unit pendingin ruangan (AC), televisi, kulkas, freezer, kursi, kasur, lemari, serta berbagai perabotan rumah tangga lainnya.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 9 x 12 meter. Sementara itu, kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp75 juta berdasarkan keterangan pamong.
Menurut keterangan warga sekitar kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian atap rumah. Api kemudian merambat dan membakar bagian rumah lainnya.
Rumah tersebut diketahui dihuni Silaban bersama istrinya dan seorang anggota keluarga berusia 27 tahun. Meski api menghanguskan sejumlah bagian rumah dan perabotan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Anthony Irawan mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing dalam kondisi aman serta melakukan pemeriksaan secara berkala guna mengurangi risiko kebakaran.
"Imbauan tersebut disampaikan sejalan dengan arahan Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik," tutup Anthony Irawan.( Hajim).
