SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Mengusung semangat kepedulian dan aksi nyata, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Universitas Stikubank (UNISBANK) sukses menyelenggarakan agenda tahunan Bakti Masyarakat (Bakmas) 2026.
Kegiatan pengabdian sosial yang berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, ini mengangkat tema bernas "Satu Langkah Nyata, Berjuta Manfaat Bersama".
Baca juga: Peluang Itu Dibuat Bukan Ditunggu! Rektor USM Dorong Generasi Muda Aktif dan Kolaboratif
Tidak sekadar ajang seremonial, Bakmas 2026 menjadi wadah kolaborasi erat yang melibatkan sekitar 40 panitia pengurus HMPS Manajemen serta 30 mahasiswa baru angkatan 2026. Menariknya, kegiatan ini juga terintegrasi langsung dengan program kaderisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNISBANK, melahirkan ruang sinergi yang solid antarlembaga kemahasiswaan.
Direktur HMPS Manajemen, M Alfiansyah bersama Ketua Pelaksana Bakmas 2026, Shaffa Kirana, memimpin langsung jalannya jalinan koordinasi intensif antar divisi—mulai dari Acara, Humas, Dekorasi, Perlengkapan, hingga Konsumsi—guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan berdampak.
''Selama dua hari terjun langsung di tengah warga Kendal, para mahasiswa menggelar sederet program kerja transformatif yang menyasar berbagai sektor kehidupan masyarakat, antara lain pemberdayaan ekonomi lokal melalui edukasi dan sosialisasi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),'' kata Alfiansyah dalam keterangannya Rabu 4 November 2026.
Baca juga: Wisuda ke-50 Unimus, Rektor Ungkap Jurus Lulusan Menembus Era VUCA
Selanjutnya bidang Pendidikan & Keagamaan dengan pengajaran interaktif di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Di sektor Lingkungan & Keterampilan melalui aksi kerja bakti pembersihan lingkungan serta pelatihan keterampilan kreatif bagi warga. Bidang Kebersamaan & Kepedulian melalui perlombaan warga yang meriah, kegiatan keakraban, hingga penyaluran bantuan sosial.
Bagi para mahasiswa baru, Bakmas 2026 memberikan pengalaman berharga untuk mengasah soft skills, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial sejak awal masa perkuliahan. Interaksi hangat berbasis gotong royong dan berbagi pengetahuan ini membuktikan bahwa kontribusi positif bagi masyarakat dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dikerjakan secara kolektif. (Aji)
