LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Terkait tabungan anggota Koperasi Handayani tak jelas, Komisi II dan IV DPRD Kota Bandarlampung hearing atau rapat dengar pendapat (RPD) dengan pihak terkait di DPRD Kota Bandarlampung, Senin (7/8/2023).
Koperasi Handayani merupakan binaan Disdikbud dan Dinas Koperasi Pemkot Bandarlampung yang beranggotakan para guru TK dan SMP. Hearing digelar agar para guru tak cemas atas tabungan mereka.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung Eka Afriana juga berharap kejelasan pengelolaan keuangan koperasi supaya tidak ada simpang siur.
"Kami berharap masalah koperasi ini bisa selesai dan anggota tidak ada yang dirugikan, walaupun Disdik sebagai pembina, seharusnya koperasi sendiri bisa menyingkapi permasalahan keuangan," katanya.
Baca juga: PTPN VII Ungkap Alas Hak dan Pembayaran Pajak Unit Wayberulu
Eka Afriana juga ingin tahu uang koperasi ini kemana saja karena gaji anggotanya dipotong tiap bulannya. Pihaknya akan mengawal hingga permasalahan selesai dan terbayar THR 2023.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bandarlampung Abdul menyayangkan ketidakjelasan jawaban para pengurus koperasi. "Belum ada kesimpulan dari pertemuan ini," katanya. Dia akan menjadwal kan ulang RDP sekaligus melihat pengelola keuangan Koperasi Handayani. (Hajim)
