LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Koperasi Handayani yang beranggotakan para guru sudah bertahun-tahun dalam kondisi sekarat di Kota Bandarlampung. Wali Kota Eva Dwiana berharap adanya perbaikan koperasi tersebut.
Ketua Koperasi Handayani M Saifuddin membenarkan jika koperasi yang dipimpinnya banyak masalah. Kondisinya karut marut dengan menyusut drastisnya anggota dari ribuan tinggal 600 anggota guru TK dan SMP
Hal itu diungkapkannya pada saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II dan IV di DPRD Kota Bandarlampung, Senin (7/8/2023). Uang koperasi masih berputar di para anggota, ujarnya.
Selasa (15/8/2023), di Gedung Semergou saat penyerahan bantuan untuk UMKM, Wali Kota Eva Dwiana menyindir kondisi koperasi para guru tersebut. "Kita juga ingin tahu masalah yang sudah bertahun-tahun ini," katanya.
Menurut Wali Kota Eva, masalah koperasi ini sudah ditangani langsung Inspektorat dan bagian Hukum. Pihaknya ingin semua bagus dan rapih, karena yang namanya koperasi itukan membantu anggotanya.
Dia mengharapkan masalah koperasi Handayani bisa diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, termasuk harus transparan dalam pengelolaan keuangan. "Jangan abaikan hak-hak anggota," tandasnya.
Anggota koperasi sudah melakukan kewajiban dengan pemotongan gaji. "Prioritas utama untuk menyelesaikan piutang dan menyelematkan aset koperasi," katanya.
Baca juga: Remaja Tenggelam di Sungai Klawing Ditemukan Meninggal
Bahkan dari awal hingga saat ini pihaknya memang tidak bisa memenuhi hak anggota seperti tahun sebelum-sebelumnya. Koperasi memastikan uangnya masih ada.
Namun, karena koperasi merupakan usaha simpan pinjam, sehingga uangnya masih berputar dan sebagian besar di tangan anggota," tukasnya. (Hajim)
