LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Polres Pesawaran Polda Lampung menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau Tahun 2023, untuk menjaga dan mendukung perhelatan Pemilu 2024 mendatang.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, permasalahan di bidang lalu lintas, ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional pelayanan angkutan publik sudah berada dalam genggaman cukup dengan menggunakan alat komunikasi. Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polisi lalu lintas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi, diantaranya adalah ETLE, Sim Online (SINAR), Samsat Digital Nasional (Signal), Samsat Desa (E-SAMDES)," kata Maya, di lapangan Mapolres Pesawaran saat pimpin apel, Senin (4/9/2023).
Dikatakannya, dalam waktu dekat akan melaksanakan perhelatan besar yaitu Pemilu 2024, dimana kita semua harus mendukung pelaksanaan Pemilu 2024, sehingga masyarakat dapat melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan ini dengan aman dan nyaman untuk terwujudnya Pemilu yang damai.
Baca juga: Nasdem Laporkan SBY ke Bareskrim, Pengamat: Latihan Bungkam Oposisi, Siapa Tahu Nanti Jadi Penguasa
"Saya dan seluruh anggota Polri berkomitmen untuk tetap netral dalam menjaga ketertiban kestabilan masyarakat sehingga proses demokrasi dapat berjalan lancar dan damai. Dan tentunya dibantu dengan adanya sinergitas baik institusi pemerintahan, penyelenggara pemilu, maupun masyarakat menjadi kunci utama untuk mempertahankan nilai persatuan-kesatuan bangsa," ujarnya.
Menurut mantan Kabag Ops Brimob Polda Banten itu, saat ini Polda Lampung dan jajaran akan melaksanakan Operasi Zebra Krakatau 2023 dengan tema "Kamsiltibcarlantas Yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024" dengan melibatkan 686 personel Polri Sejajaran Polda Lampung.
"Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 04 sampai dengan 17 September 2023, secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka mendukung menuju PEMILU yang damai dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis, didukung penegakan hukum secara elektronik atau teguran simpatik," kata dia.
Ia menjelaskan, tujuan operasi zebra krakatau 2023 tahun ini adalah menurunnya angka pelanggaran, laka lantas dan angka fatalitas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas khususnya di wilayah hukum Polda Lampung dan Jajaran.
Baca juga: Kecewa Dikhianati, Demokrat Buka Peluang Gabung Koalisi Lain
"Sedangkan sasaran operasi meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang berpotensi mengakibatkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas, baik sebelum, pada saat maupun pasca operasi ops zebra krakatau 2023," pungkasnya.
Diketahui, ada tujuh prioritas pelanggaran yaitu :
1. Pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara.
2. Pengemudi atau pengendara ranmor yang masih di bawah umur.
3. Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
4. Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi atau pengendara ranmor yang tidak menggunakan safety belt.
5. Pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol.
6. Pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus.
7. Pengemudi atau pengendara ranmor melebihi batas kecepatan. (Rama)
