SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pada usia satu tahun Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kendal (Ika Smanik) terus berupaya memberikan kontribusinya kepada anggota, almamater maupun masyarakat luas khususnya di Kabupaten Kendal.
Sejumlah bantuan disalurkan kepada sekolah, diantaranya pembangunan enam toilet dan satu ruang ganti, alat pencacah sampah, hingga stimulus ektra kulikuler berprestasi yakni karya ilmiah.
Baca juga: 6 Curug di Bandung Paling Hits, Ada yang Seperti di Niagara
Selain itu Ika Smanik juga melaksanakan kegiatan sosial kepada masyarakat, berupa penyaluran air bersih ke beberapa wilayah kekeringan di Kabupaten Kendal, penanaman mangrove dan pasar murah.
Peringatan HUT ke-1 Ika Smanik digelar di lingkungan SMA Negeri 1 Kendal bersamaan dengan peringatan HUT ke-62 SMA Negeri 1 Kendal ditandai dengan pemotongan tumpeng dan diwarnai kemeriahan 250 alat musik angklung yang dimainkan oleh para siswa-siswi, Senin 16 Oktober 2023.
Ketua Ika Smanik, Bondan Setyo Darmawan mengatakan, Ika Smanik mempunyai tagline-nya "grow together grow forever" yang mempunyai arti "tumbuh bersama, tumbuh selamanya". Sehingga diharapkan karya dan kontribusi dari para alumni tersebut dapat dirasakan untuk sekolah dan masyarakat.
"Ika Smanik di usia yang pertama yang jelas kita membuat kegiatan tidak sendiri-sendiri. Jadi rangkaiannya kita jadikan dengan perayaan ulang tahun SMA Negeri 1 Kendal," ujar Bondan.
Baca juga: Viral Beras Plastik, Berikut Cara Membedakanya dengan Beras Asli
Dalam rangkaian peringatan HUT Ika Smanik ke-1, para alumni memberikan hadian berupa pembangunan enam toilet dan satu ruang ganti, bantuan alat pencacah sampah, pemberian bantuan operasional rangkaian HUT Smanik, serta pemberian stimulus kepada ekstra kulikuler berprestasi yakni karya ilmiah remaja.
"Kami juga membagikan kartu anggota, dengan keuntungan memberikan diskon di beberapa merchant. Untuk masyarakat kita sudah melakukan pembagian air bersih, kemudian penanaman mangrove, sekaligus pasar murah," terangnya.
Apresiasi
Bondan juga memberikan apresiasi kepada para siswa yang antusias memainkan angklung. Menurutnya, anglung tersebut diberikan sebagai sarana motivasi kepada anak dalam belajar.
"Jadi angklung ini awalnya kita masukkan pada proses attitude anak. Supaya anak fokus perhatian pada guru. Tetapi ternyata respon anak sangat luar biasa sekali yang tadinya 80 anak, tapi rencana kita akan pecahkan rekor bermain 1000 angklung," beber Bondan.
Baca juga: Produsen Bulu Mata Palsu Purbalingga Raih Predikat Eksportir Tangguh 2023
Sementara, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kendal, Yuniasih menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap apa yang telah diberikan Ika Smanik kepada sekolah maupun masyarakat.
"Sungguh luar biasa, usia baru satu tahun, Ika Smanik telah mengabdi bukan hanya kepada almamaternya, tetapi juga kepada seluruh masyarakat. Mereka bergerak untuk kebermanfaatan masyarakat luas. Ika Smanik is the best," tuturnya. (Anik)