Dikatakan Hoaks, Camat Enggal Jelaskan Pohon Tumbang

Jumat, 5 Januari 2024 15:42
Dua mobil berhenti terhalang pohon tumbang, foto ini dibidik sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (4/1/2024). (Foto HBM/Helo)

LAMPUNG,HELO INDONESIA.COM -- Camat Andi Darma Putra menilai wajar ada jeda waktu penanganan pohon tumbang yang sempat mengganggu lalu lintas di Jl. Nusa Indah, Kelurahan Rawalaut, Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung, Kamis malam (4/1/2024).

"Satgas mendapatkan informasi pohon tumbang pada pukul 21.15 WIB dan pukul 21.30 WIB sudah bersih," ujarnya kepada Helo Indonesia Lampung, Jumat siang (5/1/2024). Dia menilai wajar ada jeda waktu apalagi hujan dan lokasinya sepi pada saat pohon tumbang pukul 20.00 WIB tersebut.

Petugas Satgas saat menyingkirkan pohon tumbang yang nyaris menutup jalan (Foto Satgas/Helo)


Sebelumnya, pagi, Helo Indonesia Lampung dikonfirmasi wartawan media lain yang mengatakan dirinya telah konfirmasi berita pohon tumbang ke Camat Andi Darma Putra. Pihak kecamatan mengatakan pohon tumbang itu hoaks, tak akurat, hanya dapat foto saja.

Baca juga: Diduga Zinah, Suami yang Minta Massa Tak Aniaya Anggota DPRD Lambar

"Diketawain satgas (berita pohon tumbang) soalnya mereka sigap 24 jam," kata Camat lewat whatsapp yang dikutip sang wartawan.

Pohon tumbang yang sempat menutupi jalan pada pukul 06.22 WIB (Foto Hajim/Helo)


Siangnya, Helo Indonesia Lampung konfirmasi ke Camat. Terkonfirmasi, pohon tumbang itu tidak hoaks. Camat malah menganggap wajar ada jeda waktu 1,5 jam dari pohon tumbang. Apalagi, katanya, bukan jalan utama.

Baca juga: Pelayanan Disukcapil Balam Belum Optimal, Warga Bingung Cara Online

Hasil pantauan Helo Indonesia Lampung, pukul 22.15 WIB, belum ada petugas yang membenahi pohon tumbang. Dikatakan sepi, kendaraan lumayan hilir-mudik malam itu. Ada mobil yang sampai menabrak pohon karena gelapnya lokasi.

Lepas tengah malah, narasumber Helo Indonesia Lampung yang rumahnya dekat lokasi mengatakan pohon tumbang tersebut sudah dibenahi petugas. Menurut Camat Andi Darma Putra ada tiga petugas yang membenahinya. (Hajim/HBM)

Berita Terkini