Digelar di Kabupaten Kendal, Seminar Kepemudaan Jadi Event Pertama KPN 2024

Kamis, 22 Februari 2024 20:54
Ade
SEMINAR: Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Sugiono berfoto bersama peserta Seminar Kepemudaan yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kendal. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM -Pentingnya literasi di kalangan pemuda untuk keberlanjutan bangsa menjadi topik yang diangkat, dalam seminar kepemudaan yang merupakan salah satu event pendamping dari kegiatan Konferensi Pemuda Nasional (KPN) 2024.

Seminar Kepemudaan yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kendal, Kamis (22/2//20024) ini adalah roadshow pertama KPN 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menggelorakan semangat kepemudaan dan membangun generasi yang kuat, kreatif dan penuh potensi.

Ketua KPN 2024, Rully Syahputra menjelaskan, kegiatan ini merupakan program yang berkolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai upaya memberdayakan pemuda serta menggaet aspirasi dari pemuda di seluruh Indonesia. Dan Kabupaten Kendal menjadi tujuan pertama, kemudian akan dilanjutkan di kabupaten/kota lainnya.

"Kabupaten Kendal menjadi kota pertama yang kami singgahi, dan berikutnya akan ada event roadshow kami di Jepara, Demak dan lain sebagainya. Puncaknya di bulan Mei 2024 di Semarang dan akan mengumpulkan pemuda di seluruh Indonesia," kata Rully.

Literasi

Ditambahkan, kegiatan ini diikuti sekitar 150 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kendal. Dirinya berharap melalui seminar kepemudaan ini bisa memberikan gambaran dan pengetahuan bagi pemuda khususnya pelajar dan mahasiswa di Kendal agar memahami pentingnya literasi untuk mendorong keberlanjutan Bangsa Indonesia.

Sekda Kendal, Sugiono mewakili Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyambut baik dilaksanakan seminar kepemudaan. Menurutnya melalui kegiatan ini dapat membangkitkan literasi, mendorong produktivitas dan semangat berkarya bagi pelajar dan pemuda di Kendal.

"Pemuda diharapkan mampu menguasai berbagai kemampuan dan akses informasi yang sesuai dengan minat dan bakat pemuda sehingga dapat meningkatkan kompetensi secara signifikan," tuturnya.

Menurutnya, literasi memiliki kontribusi positif untuk membantu menumbuhkan kreativitas. Sehingga dapat melahirkan inovasi, dan meningkatkan produktivitas.

Tulang Punggung

"Pemuda itu pada dasarnya tulang punggung bangsa. Kalau tulang punggungnya lemah ya bangsanya jadi lemah. Saya pesankan para pemuda jangan pernah menghambur-hamburkan waktu. Rencanakan hidup kita dengan baik. Jangan bangun tidur, makan, tidur lagi, bangun lagi, makan lagi," harap Sugiono.

Senada, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menyatakan, literasi itu berimplikasi kepada kesejahteraan. Menururnya literasi bukan hanya membaca buku, namun terkait ketrampilan-ketrampilan yang lainnya.

"Jadi bagaimana masyarakat di Kendal dapat menjadi masyarakat yang literat. Karena literasi bukan hanya membaca buku saja. Sehingga harapannya, pengetahuan, pemahaman, ketrampilan dari masyarakat terutama di Kabupaten Kendal menjadi meningkat," ujar Wahyu. (Anik)

Berita Terkini