✕

Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pinggir Jalan, Polres Taput Selidiki Siapa Orangtuanya

Sabtu, 25 Mei 2024 20:02
Bayi tersebut pertama sekali ditemukan oleh Ilman Syarif Pardede (45), warga Lingkungan III, Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas. Foto: ist

HELOINDONESIA.COM - Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga tergeletak di pinggiran jalan hanya mengenakan pakaian seadanya.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan temuan tersebut.

Bayi tersebut pertama sekali ditemukan oleh Ilman Syarif Pardede (45), warga Lingkungan III, Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas.

Menurut keterangan Ilman di Polsek Pahae Jae Polres Taput, Pada Jumat ( 24/5/2024 ) sekira pukul 09.00 WIB, saat itu dirinya melintas menggunakan sepeda motor dari Padang Lawas menuju Tarutung.

Baca juga: Nonton Drama Korea Bitter Sweet Hell Episode 2 Sub Indo

Karena lelah, lalu berhenti sejenak untuk beristirahat di sebuah pondok di pinggir jalan Lintas Sumatera tepatnya di desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban Taput.

Setelah berhenti, dirinya melihat bayi tersebut terletak di pinggir jalan tanpa alas dan hanya menggunakan pakaian seadanya sambil menangis.

Dengan cepat dirinya pun mendekati bayi tersebut dan menggendongnya.

Saat itu ada warga sekitar yang lewat berjalan kaki yaitu Tiominar Ritonga (63).

Lalu menceritakan hal tersebut sehingga mereka pun melaporkan ke Polsek Pahae Jae.

Baca juga: Cari Rumput di Tepi Sungai, Warga Ambarawa Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas

Tak berapa lama, petugas kepolisian pun tiba di lokasi dan langsung menyelamatkan bayi tersebut dengan memberikan pakaian bayi serta sarung dan membawanya ke Puskesmas.

Saat ini bayi tersebut masih dirawat di Puskesmas Simangumban dalam keadaan sehat.

Berat bayi tersebut setelah ditimbang di Puskesmas 3,8 kg dan panjang 48 cm, sedang usia bayi diperkirakan tidak lewat dari 2 minggu.

"Langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian saat ini yaitu, berkordinasi dengan dinas sosial Pemkab Taput untuk menyelamatkan masa depan anak dan sekaligus melakukan penyelidikan terhadap orang tua kandung anak," ujar Baringbing.

Berita Terkini