LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyimpan banyak gagasan agar kotanya jadi metropolitan kelak. Tak hanya cantik, tapi juga smart. Selangkah lagi terdepan di Sumatera, katanya kepada Helo Indonesia.
Dibanyak kesempatan, Wali Kota Eva Dwiana memaparkan bagaimana kira-kira metropolisnya wajah kotanya kelak. "Kota yang jadi magnet ekonomi sekaligus kawasan destinasi wisata utama di Pulau Sumatera," ujarnya.
Ketika silaturahmi dengan Ormas Batanghari Sembilan di rumah H. Darussalam, SH, MH, Bunda Eva panggilannya mengungkapkan bakal dibangun belasan hotel dari kawasan Kecamatan Pahoman hingga Kecamatan Kemiling.
Kepada para Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung di ruang kerjanya, Selasa (27/8/2024, Wali Kota Eva Dwiana juga menjelaskan kepada para wartawan apa yang akan direncanakannya menjadikan kota ini metropolitan.
Yang sudah mulai terlihat, katanya, Gedung Olahraga (GOR) Siger Wayhalim, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial, dan Gedung Mal Pelayanan buat peningkatan pelayanan dalam menyongsong kota metropolitan.
Rencana lainnya kelak, taman kota yang berviuw di sudut pertigaan samping JPO Siger Milenial berikut kios-kios UMKM dengan viuw Teluk Lampung. Bunda Eva sudah melobih sewa lahannya hingga 15 tahun.
Infrastruktur kota juga akan dibuat cakep dan fungsional buat mengakomodir mobilitas, mengurangi kemacetan, dengan tetap mempertimbangkan kembali estetikanya.
Masalah drainase juga akan kita buat sebaik mungkin agar bisa mengatasi banjir yang terjadi setiap musim hujan selama ini. "Pokoknya jadi cakep," katanya dengan wajah berseri-seri membayangkan terwujudnya kota metropolitan.
Wali Kota Eva Dwiana juga merencanakan revitalisasi kawasan-kawasan pariwisata kuliner buat menggairahkan ekonomi lokal dan menarik wisatawan dengan suasana nyaman dan banyak pilihan kuliner. "Kota yang jadi magnet
Di Telukbetung, ada China Town dan revitalisasi jembatab Pulau Pasaran dengan hutan magrovenya. Di atas bukit, dia akan membuat tulisan besar Kota Bandarlampung. "Saat ini, Pemkot sedang mencari perusahaan yang bisa mengerjakannya," katanya.
Dia memohon dukungan IWO Lampung menyebarluaskan rencana-rencana yang akan mempercantik wajah Kota Bandarlampung serta pemberitaan-pemberitan positif yang dapat membangun semangat dan optimistis warga dan stakeholder.
Jika pemberitaan banyak buruknya, investor dan wisatawan juga bakal enggan tinggal di Kota Bandarlampung. "Dukungan kawan-kawan media dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya visi besar kota metropolitan," ujarnya.
Dalam pertemuan dengan Wali Kota Eva Dwiana, para pengurus IWO Lampung yang dipimpin Plt. IWO Lampung Aprohan Saputra hadir pula Sekretaris Hari Jiems, Dewan Pembina Wahyudhi, Departemen OKK Armizi, dan Departemen Humas dan Publikasi Jamal.
Aprohan Saputra menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Wali Kota Eva Dwiana berserta jajaran. "Kami sangat mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi mengenai rencana-rencana pembangunan yang visioner ini," ucapnya.
Dia bilang IWO Lampung berkomitmen untuk menyajikan pemberitaan yang membangun dan profesional. Selain itu, IWO juga tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-12 IWO.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi wartawan dan masyarakat Lampung secara umum," harapnya.
Dijelaskannya, IWO dideklarasikan di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada 8 Agustus 2012 oleh para pendirinya. IWO adalah organisasi profesi pers yang menaungi wartawan dan pemilik media siber dengan prinsip independen, demokratis, dan terbuka.
Menyambut HUT ke-12, IWO mengusung tema “Berkarakter dan Beradab,” yang diharapkan dapat mendorong insan pers untuk membangun karakter yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Pertemuan tersebut dihadiri pula oleh Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Husna, Kepala Dinas Damkar Anthony Irawan, Kasat Pol PP Ahmad Nurizki Erwandi, Plt. Kadis Kominfo Dirmansyah, Kabag Umum Eka, dan Plt. Kepala Bappeda Dini Purnamawaty. (Rls/HBM)
-