KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal me-launching (Aksi Rehabilitasi Lahan Kritis di Kabupaten Kendal) Akar Handal yang dicetuskan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Hidayat Edhi Nugroho, Kamis 26 September 2024.
Sinergitas penanganan perubahan iklim antara pemerintah dengan penggiat lingkungan melalui Akar Handal ini diharapkan dapat mempercepat rehabilitasi lahan kritis di Kabupaten Kendal.
Baca juga: Prediksi Susunan pemain dan Live Streaming BRI Liga 1 2024-2025 : PSIS Semarang vs Arema FC
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Hidayat Edhi Nugroho mengatakan, program Akar Handal ini bertujuan untuk menyinergitaskan semua unsur yang ada guna mengatasi lahan kritis karena perubahan iklim dan efek gas rumah kaca.
"Lahan kritis di Kabupaten Kendal ini berjumlah sekitar 1.500 hektar, tetapi kita tidak tahu persis titik-titiknya dimana. Sehingga melalui sinergitas bersama sejumlah komunitas penggiat lingkungan ini kita bisa tahu mana saja lahan kritis tersebut," ujar Edhi.
Ia berharap, nantinya para penggiat lingkungan bisa memberikan informasi lahan mana saja yang kritis dan kemudian bersama-sama bergerak melakukan rehabilitasi lahan kritis dengan penanaman bibit sesuai dengan kondisi lahan.
"Harapannya ke depan kami berusaha akan memenuhi kebutuhan bibit melalui anggaran pemerintah daerah. Kita tanam bersama-sama dengan penggiat lingkungan untuk menanggulangi dampak perubahan iklim yang saat ini terasa ekstrem, panas, dan emisi gas rumah kaca," tandasnya.
Baca juga: Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 : Timnas Indonesia menang 4-0 lawan Maladewa
Edhi menambahkan, pihaknya juga akan melaksanakan survei lapangan dan memetakan dimana saja lahan kritis dan cocok ditanami bibit apa saja. Sehingga selain lahan kritis bisa tertangani, juga bisa berdampak positif dan meningkatkan perekonomian penduduk sekitar.
"Dengan adanya titik ini, kita bisa memetakan lahan kritis ini. Bisa kita tanami dengan pohon apa. Misalnya di daerah pesisir kita tanami mangrove, cemara laut yang upayanya ke depan bisa jadi objek wisata. Kemudian misal daerah dataran tinggi kita berikan bantuan bibit buah, yang harapannya ketika sudah besar mempunyai hasil yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," imbuh Edhi.
Apresiasi
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aris Irwanto mengapresiasi inovasi Akar Handal ini. Menurutnya inovasi ini sangat bermanfaat untuk rehabilitasi lahan kritis di Kabupaten Kendal serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
"Dengan adanya Akar Handal ini tidak hanya untuk menangani lahan kritis saja, tapi juga bisa meningkatkan ekonomi keluarga," ujarnya.
Ia menyebut, lahan kritis yang masih memerlukan penanganan tidak hanya terbatas pada daerah pegunungan tetapi juga di pesisir pantai.
"Pemerintah daerah tidak bisa melakukan sendiri dan harus melibatkan masyarakat, khususnya penggiat lingkungan. Untuk menangani lahan kritis kami juga berpesan tanam tanaman apa saja di sekitar rumah. Dan saat pemotongan pohon untuk mengkoordinasikan dengan DLH," pungkas Aris. (Anik)