Jembatan Rusak, Aktivitas Warga dan Pelajar Tergantung Arus Sungai

Jumat, 8 November 2024 08:12
Kondisi jembatan yang tak bisa digunakan lagi (Foto Emil Salim/Helo) Helo Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Sekitar 100 kepala keluarga (KK) dan 50-an pelajar beraktivitas tergantung arus atau derasnya air Sungai Lubuk Kejung di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus.

Ketika air sungai deras, tak ada warga yang keluar dari dusunnya, termasuk para pelajarnya.Mereka tak dapat pergi ke sekolah karena akses satu-satunya hanya dengan menyeberang sungai selebar 20 meter.

Ada jembatan gantung yang dibangun pada tahun 2019, namun kondisinya sudah rusak parah, tak bisa digunakan lagi sejak tahun 2022. Sejak itu, aktivitas mereka tergantung deras atai tidaknya arus sungai.

Bagi warga dusun, jembatan tersebut satu-satunya akse menuju Desa Induk Desa Sukajadi, Desa Sukadamai, serta Desa Sabar Menanti. Sekitar 50-an pelajar dari dusun menyeberang sungai untuk ke SD 1 Umbar.

Warga setempat sangat mengharapkan adanya perbaikan sarana transportasi bagi warga dan pelajar Pekon Umbar. Jika banjir, anak-anak tak dapat pergi ke sekolah, kata dua tokoh masyarakat setempat, Azmi Yazi dan Emil Salim. (HBM)

 - 

Berita Terkini