Tak Sampai Sebulan, Mangrove Ikaperta Unila Ludes Disapu Ombak

Senin, 20 Januari 2025 10:33
Pada waktu penanam dan kondisi saat ini (Foto Rama/Helo) Helo Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Tak sampai sebulan, bibit mangrove baksos Ikatan Alumni Pertanian (Ikaperta) Unila dalam rangka Dies Natalis ke-51 Fakultas Pertanian Unila ludes tersapu ombak di pesisir Desa Sukajaya, Kabupaten Pesawaran.

Bibit mangrove yang ditanam para sarjana pertanian pada Sabtu (30/11/2024) itu ludes sejak sebelum tahun baru. "Wah, habis berikut pager-pagernya," ujar warga yang rumahnya dekat lokasi penanaman, Minggu (19/1/2024).

Helo Indonesia melihat dari sekian ratus bibit hanya tersisa dua batang yang sudah hampir copot dari pantai dan sisa empat bilah bambu buat melindungi tanaman yang bernama lantin Rhizophora mucronata tersebut.

Menurut para nelayan setempat, kawasan tersebut kerap dilanda air pasang. Sebelum tahun baru lalu, ada banjir rob yang menghapus jejak baksos Ikaperta Unila tak sampai sebulan, kata nelayan lainnya.

Mereka yang hendak dibina mencintai lingkungan hidup juga heran penanamannya di pasir pantai, dipagar bambu, lalu dibiarkan alam yang merawatnya.

Pada saat penanaman, Ketum Ikaperta Unila, Elvira Umihanni, yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda Provinsi Lampung, mengatakan kegiatan tersebut agar masyarakat pesisir lebih peduli terhadap lingkungan.

Ikaperta berkomitmen untuk berkontribusi dalam melindungi pesisir pantai Provinsi Lampung, ujarnya di lokasi penanaman.
Baksos tak hanya bagian Dies, tetapi juga wujud nyata upaya Ikaperta untuk mengedukasi masyarakat.

Elvira juga mengungkapkan rencana Ikaperta terus berkontribusi kepada masyarakat dan almamater. Dia ingin ada program pendampingan bagi petani untuk meningkatkan produktivitas melalui penggunaan bibit unggul dan teknologi pertanian.

Selain itu, Ikaferta juga berkomitmen membantu para calon alumni Fakultas Pertanian dengan pembekalan keterampilan, seperti cara menghadapi tes kerja dan wawancara. Pokoknya, Ikaperta mendukung pembangunan Lampung. (Rama)


 - 

Berita Terkini