Video Diduga Pembuangan Jenazah ke Laut Pulau Legundi, Keluarga Pertanyakan Lanjutan Laporannya

Sabtu, 5 April 2025 14:27
Screenshot video dugaan sejumlah warga mrnggotong jenazah untuk dibuang ke laut Pulau Legundi (Foto Screenshot Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----  Keluarga besar Aliyan (68) malah dirudung duka hingga H+5 Hari Raya Idulfitri 1446 H. Jenazah orangtua dan kakek mereka belum ditemukan meski ada video yang diduga saat pembuangan jenazahnya ke perairan Pulau Legundi, Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Dalam video yang diperkirakan direkam diam-diam pakai HP pada Sabtu malam (15/3/2025), sejumlah warga sedang menggotong buntalan yang diduga berisi mayat Aliyan saat digotong menuju perahu di Dermaga Dusun Siuncal, RT 002, RW 05, Desa Pulau Legundi.

"Hingga kini, jenazah paman saya (Aliyan) belum ditemukan," ujar MA kepada Helo Indonesia, Sabtu (5/4/2025). Keluarganya memperoleh video tersebut dari warga yang tak mau dipublikasi identitasnya.

Putri korban sudah melaporkan dugaan dibuangnya jenazah sang kakek ke Polsek Padangcermin pada tanggal 17 Maret 2025, pukul 13.00 WIB. Surat tanda penerimaan laporan No. STTLP/B/24 III/2025/SPKR/Polsek Padang Cermin.

Anak Aliyan, Arina (40) yang melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan orangtuanya meninggal sesuai UU No. 1 Tahun 1946 tentang KUHP. Terlapornya ada tiga inisial Sprd (38), ST (50), dan Us (50). Ketiganya masih bebas bisa lebaran bersama keluarganya.

Hingga hampir tiga pekan, Sabtu (5/4/2025), keluarga korban belum mengetahui kelanjutan laporannya, kata MA. Dia mendesak pihak kepolisian memeroses segera kasus pidana menghilangnya nyawa orang lain ini. (HBM)

Berita Terkini