LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----Sejumlah anak muda kembali aksi soal banjir di Kota Bandarlampung. Yang keempat kalinya pula, para anak muda menolak ajakan dialog Wali Kota Eva Dwiana di Ruang Rapat Pemkot Bandarlampung.
Kasat Pol PP kota Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi sudah menemui para pendemo di pintu gerbang kompleks. Awalnya deal 9 orang yang masuk ruang rapat untuk dialog dengan Wali Kota Eva Dwiana.
Namun,14 pemuda menuntut solusi mengatasi banjir dan menolak ajakan dialog dengan Wali Kota Eva Dwiana. Mereka ingin dialog terbuka di halaman Pemkot Bandarlampung.
"Hari ini, mediasi yang keempat, dengan tuntutannya ingin berdialog dan bertemu Wali Kota Eva Dwiana atas bencana banjir di Panjang," ujarnya.
Kasat Pol PP kota Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi sempat menemui para pendemo di pintu gerbang, karena awalnya mereka minta 9 orang untuk menemui Wali Kota Eva Dwiana.
Nurizki menambahkan, aksi demo Senin siang diikuti sekitar 14 orang , yang meminta solusi atas terjadinya bencana banjir di kecamatan Panjang pekan lalu.
"Hari ini mediasi sebanyak 4 kali, tuntutannya sama. Ingin berdialog dan bertemu ibu Walikota atas bencana banjir di panjang, ujarnya.
Sementara di lokasi terpisah Aliansi Masyarakat Panjang Bersatu menggelar aksi damai dan menolak provokasi oleh segilintir oknum yang mengatas namakan warga Panjang terkait penanganan musibah banjir di Kampung Bahari dan Kampung Baru Panjang Utara dan Panjang Selatan.
Tokoh masyarakat Panjang H. Musabaqoh serta tokoh pemuda sekaligus praktisi hukum Ryan,menyesalkan ulah oknum yang mengaku-ngaku mewakili warga Panjang.
"Dengan bahasa yang sangat arogan dan tanpa etika dan bermoral, kami sangat meyesalkan, apalagi dia mengaku seorang mahasiswa, yang seharusnya lebih mengedepankan cara-cara yang bersifat sopan santun," katanya.
Musabaqoh menyebut masyarakat sudah pintar dan tak mau lagi di provokasi.
"Ini aneh Walikotanya kerja di bilang gak ada tindakan.sementara warga Panjang sendiri tidak pernah ada yang ikut demo, warga Panjang sangat mengecam keras ulah oknum yang menggelar aksi didepan gedung Pemkot Bandarlampung," sesalnya. (Rls/Hajim).