HELOINDONESIA.COM - Permasalahan akses jalan integrasi perumahan Mutiara City menuju Mutiara Regency hingga kini belum klir.
Warga perwakilan perumahan Mutiara City sebanyak 8 orang mendatangi kediaman Wabup Mimik Idayana di Candi, Sabtu (18/10/2025).
Mereka datang mengadukan soal hak perumahan Mutiara City yang dijanjikan pengembang PT Purnama Indo Investama saat penawaran produk perumahan kepada konsumen tentang akses jalan integrasi ke perumahan Mutiara Regency dan Mutiara Harum.
“Kami tertarik membeli rumah Mutiara City yang lumayan mahal lantaran ada janji akses jalan integrasi itu, ” ujar Raka didampingi warga lain Rahmat, Bernard, Wayan, Sherly, Fano dan Dewi.
Menurut Raka, janji akses jalan integrasi disampaikan pengembang saat promosi perumahan tahun 2019 hingga 2020 dan pada Oktober 2023, pihak pengembang janji akan mewujudkan akses jalan integrasi paling lambat 31 Desember 2025 atau 31 Januari 2026, namun sampai saat ini ternyata janji tersebut belum juga terealisasi.
“Kami sudah menyampaikan somasi 1 ke pengembang soal itu tanggal 26 Juni 2025, namun tidak direspons dan kemudian kami sampaikan lagi somasi tanggal 18 Juli 2025 juga tidak direspons, maka kami akan kirimkan somasi ketiga ke pengembang PT Purnama Indo Investama, jika somasi kita tidak diwujudkan integrasi jalan Mutiara City ke Mutiara Regency maka kami tempuh langkah hukum sesuai aturan,” tegasnya.
Oleh karena itu, Raka menegaskan bahwa tujuan warga Mutiara City mengadu ke Wabup Mimik tidak lain karena janji pengembang mengenai akses jalan integrasi. “Warga menagih hak atas janji pengembang,” katanya.
Sementara itu Dhuhri Permata Dirut PT Purnama Indo Ivestam selaku pemgembang perumahan Mutiara City mengatakan bahwa mereka merencanakan pembangunan dan memasarkan mendasari pada kerjasama yang dimiliki, sebagaimana telah dipaparkan oleh pengembang dalam audiensi di rumah dinas wakil bupati.
Mengingat secara dasar hukum pembukaan jalan sudah ada maka warga meminta dan mendorong pemerintah daerah segera melaksanakannya sesuai aturan yang berlaku, warga tidak ingin ramai ramai.
Wabup Mimik Idayana menyampaikan terima kasih atas pengaduan warga Mutiara City terkait akses jalan integrasi. “Nanti kita sampaikan ke Bupati Subandi tentunya dengan mempertimbangkan site plan dan Andalalin yang sudah disetujui.
Saya sangat menyayangkan pihak pengembang menjajikan hal-hal yang apabila tidak sesuai dengan Site plan dan Andalalin. Yang jelas Pemkab akan mencari solusi yang terbaik bagi semua warga, mohon bersabar,” ujar Wabup Mimik Idayana.***