HELOINDONESIA.COM - Pulang ke kampung halaman di Gorongtalo, tokoh politik Rachmat Gobel menemukan berita-berita menyedihkan. Banyak warga hidup menjadi susah karena terjerat pinjol illegal. Pinjol atau pinjaman online mudah didapat, tapi setelah itu kesusahan yang datang. Juga soal investasi bodong.
Gorontalo adalah kampung halaman orang tuanya, kini menjadi salah satu provinsi termiskin. Sudah begitu jadi sasaran pinjol illegal.
Gobel mengatakan, masalah pinjol dan investasi bodong itu jangan dianggap enteng dan jangan diremehkan. Dari sisi masyarakat, jangan tergoda kemudahan dan tipuan keuntungan cepat serta berlipat. "Tidak ada yang instan. Semua harus berkeringat," ujarnya.
Rachmad Gobel, kembali mengingatkan masyarakat terkait bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.
Baca juga: Setelah Argentina, PSSI Akan Datangkan Portugal Sebelum Ronaldo Pensiun
“Jangan mudah tergoda iming-iming pinjol, terutama yang ilegal. Rakyat Gorontalo merupakan salah satu sasaran pinjol ilegal dan investasi bodong,” kata Gobel, dalam keterangannya saat acara yang diadakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kecamatan Gentuma, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu 25 Juni.
Politisi Nasdem ini menilai sebagai salah satu provinsi termiskin di Indonesia, Gorontalo merupakan salah satu target jasa pinjol maupun investasi bodong.
Di Dapilnya itu Gobel mendapat berita bahwa beberapa tahun lalu banyak warga Gorontalo tertipu investasi bodong maupun pinjol ilegal. Kini, penipuan tersebut kembali marak di Gorontalo.
Bahkan pada 12 Juni, seorang wanita berusia 23 tahun dari Gorontalo ditemukan tewas gantung diri yang diduga karena terjerat pinjol.
Baca juga: Kini, Erick Thohir Bilang Akan Cek Stadion JIS untuk Piala Dunia U-17
Di Kecamatan Gentuma, Kabupaten Gorontalo Utara juga banyak warga yang terjerat pinjol ilegal. Karena itu, Gobel kembali mengingatkan warga Gorontalo agar jangan mudah terbujuk pinjol dan investasi bodong.
Menurut Gobel, rendahnya serapan KUR dan masih tingginya pinjol dan investasi bodong di Gorontalo mendorong Rachmad Gobel selaku wakil rakyat dari Gorontalo meminta OJK untuk lebih aktif lagi melakukan literasi jasa keuangan di Gorontalo. “Masyarakat jangan mudah terpancing pinjol,” kata Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Rachmat Gobel menambahkan, dari sisi pemerintah dan negara, harus konsisten melakukan literasi jasa keuangan dan penegakan hukum. "Harus ada upaya terus menerus untuk preventif dan tindakan yang tegas untuk kuratif," katanya.
Saat di Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara, Gobel mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terjebak pinjol dan investasi bodong. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan dan memperhatikan pendidikan anak-anak mereka. (*)
(Winoto Anung)