Sejumlah Jalan Tergenang Air Hujan, Eva Langsung Pimpin Normalisasi Drainase

Minggu, 29 Maret 2026 12:18
Pakai alat berat, Wali Kota Eva kesana-kemari jebol drainase yang tertutup beton (Foto Hajim/Helo) HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dua hari ini, sejumlah ruas jalan tergenang air hujan. Wali Kota Eva Dwiana langsung menginvestigasi dan mengeksekusi penyebab tak lancarnya drainase.

Dia membongkar sejumlah siring/got kawasan tergenang banjir yang ternyata mampet akibat sampah bahkan ada ditutup cor beton oleh para pemilik toko demi parkir kendaraan.

Hari ini, Minggu (29/3/2026), Wali Kota Eva Dwiana langsung memimpin pengerukan dengan menurunkan sejumlah peralatan berat untuk memperdalam drainase di ruas jalan By Pass Soekarno-Hatra, tepatnya di perbatasan Kelurahan Waygubak.

Alat berat pun dikerahkan buat menormalisasi drainase (Foto Hajim/Helo) 

Di Kelurahan antara Kecamatan Sukabumi dan Kecamatan Panjang, banjir sempat menggenangi jalan nasional tersebut. Wali Kota Eva langsung menggerakkan Satgas Banjir yang terdiri dari BPBD Damarmat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Mereka berkolaborasi menyedot air yang tersumbat dan menguruknya agar drainasenya lebih dalam. "Kami berkoordinasi langsung dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) selalu otoritas pengelola jalan nasional.

Wali Kota Balam mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat melintasi area yang sedang dalam tahap perbaikan saluran. Pemantauan intensif akan terus dilakukan hingga seluruh sistem drainase kembali berfungsi 100 persen.

"Langkah responsif ini diambil untuk memastikan jalur logistik dan mobilitas warga di Jalan By Pass Soekarno-Hatta tidak terhambat oleh masalah klasik drainase, terutama menghadapi potensi hujan susulan," tuturnya.

Para petugas yang terjun kadang tak kalah banyak dengan mereka yang memandorinya (Foto Hajim/Helo) 

Sementara Public Officer (PO) Wilayah 1.4 BPJN Ariyanto menyampaikan, normalisasi saluran dengan alat berat sebagai tindak lanjut koordinasi tersebut, dengan mengambil langkah konkret melakukan normalisasi saluran sodetan yang membelah jalan bypass dengan mengerahkan alat berat dan tenaga manual (OH).

" Pengerjaan intensif ini dijadwalkan berlangsung hingga besok untuk memastikan aliran air dari arah Sukabumi menuju laut Ketapang kembali lancar tanpa hambatan material yang menyumbat gorong-gorong," terangnya. (Hajim).

Berita Terkini