LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Ular sanca kembang panjang dua meter keluar dari celah-celah hendak naik pohon beringin usai hujan lebat dekat lahan parkir Perkim, Pemkot Bandarlampung saat jam kerja pada Selasa (31/3/2026), pukul 14.00 WIB.
Para pegawai heboh, Aditoro walpri Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, dibantu petugas cleaning service, menangkap ular dengan dua batang bambu sebelum sempat masuk ke celah pohon beringin.
Setelah dimasukan ke dalam karung, aparat Pemkot Bandarlampung mengantarkan ular seberat kira-kira 5 kilogram ke Damkarmat Kota Bandarlampung.
Di Kota Bandarlampung, beberapa kejadian serupa pernah terjadi di pemukiman dan pasar Kota Bandarlampung setelah banjir. Tim penyelamat telah mengevakuasi ular piton berukuran besar di beberapa lokasi, seperti Telukbetung.
Januari 2026, ular sanca kembang sepanjang 3 meter lebih muncul di Pasar Cimeng, Telukbetung Selatan pada Januari 2026, sempat memakan kucing.
Di Sukarame, warga menemukan ular sanca 3,5 meter di jalan Terusan Pulau Bawean, Sukarame, setelah banjir surut. Temuan ular sepanjang 4meter juga tercatat di kawasan Langkapura Baru.
Senin (30/3/2026), buaya muara (Crocodylusporosus) masuk jaring nelayan di Sungai Kuala, Gang Haji Liyas, kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras.
Personil Damkarmat kota Bamdarlampung dibantu warga setempat langsung menangani buaya tersebut. Buaya muara tersebut kemudian diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung.
Ular tersebut nantinya untuk untuk dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman, menghindari konflik dengan warga di pemukiman padat. (Hajim).