LAMPUNG-HELOINDONESIA.COM----
Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, Nadirsyah, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang melibatkan tiga kabupaten yakni, Tubaba, Tulangbawang (Tuba)dan Mesuji.
Muscab tersebut di Taman Wisata Uluan Nughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Jumat (10/04/2026).
Kehadiran Wakil Bupati beserta jajaran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap penguatan konsolidasi partai sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah daerah dan unsur politik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab PKB di Tubaba. Ia menilai forum ini bukan hanya agenda struktural partai, tetapi juga momentum strategis bagi lahirnya gagasan konstruktif untuk pembangunan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Muscab PKB tiga kabupaten ini. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif dalam mendukung pembangunan, khususnya di Tubaba,” ujarnya.
Nadirsyah menegaskan bahwa fokus pembangunan Tubaba saat ini adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai tanpa kolaborasi seluruh elemen, termasuk partai politik.
“Kami menyadari bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan dukungan semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan program pembangunan,” katanya.
Ia juga mengajak kader PKB dan badan otonom Nahdlatul Ulama, seperti Muslimat dan Fatayat, untuk aktif dalam gerakan sosial yang memberi dampak nyata, seperti pengelolaan sampah plastik bernilai ekonomi yang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Tubaba, Gus Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab di ruang terbuka merupakan implementasi arahan DPW PKB Lampung dengan konsep back to nature.
Menurutnya, aktivitas partai tidak harus selalu berlangsung di ruang tertutup, tetapi juga bisa menyatu dengan alam serta mengangkat potensi wisata daerah.
Pemilihan lokasi Uluan Nughik, katanya, merupakan hasil masukan berbagai tokoh dan didukung penuh pemerintah daerah. Momentum ini sekaligus menjadi ajang promosi wisata Tubaba agar semakin dikenal publik.
Gus Taufik juga menekankan kuatnya soliditas kader PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) 6. Perpindahan lokasi acara ke Tubaba yang dilakukan dalam waktu singkat dinilainya sebagai bukti kekompakan dan semangat gotong royong kader.
“PKB hidup dan bergerak atas dasar kebersamaan. Muscab ini bukan sekadar agenda struktural, tetapi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan membesarkan partai di masing-masing wilayah,” tegasnya.
Ketua DPW PKB Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, menilai Muscab di ruang terbuka menghadirkan nuansa segar dan inspiratif. Menurutnya, suasana berbeda akan mendorong lahirnya ide-ide baru yang lebih kreatif.
“Dari suasana yang berbeda, lahir ide-ide baru. Ini menunjukkan bahwa PKB berani keluar dari pola lama menuju pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PKB harus terus mendorong inovasi dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui cara yang lebih membumi.
Sebagai wujud komitmen nyata, PKB meluncurkan program mobil layanan serbaguna. Sebanyak 30 unit kendaraan disiapkan untuk membantu berbagai kebutuhan warga, dari layanan kesehatan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Konsep serbaguna ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, tidak terbatas pada satu fungsi saja,” jelas Chusnunia.
Menurutnya, esensi aktivitas partai bukan pada seremoni, melainkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Kegiatan Muscab turut dihadiri jajaran pengurus DPW PKB Lampung, ketua dan pengurus DPC PKB dari tiga kabupaten, pimpinan partai politik, elemen masyarakat, serta badan otonom Nahdlatul Ulama.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara partai politik, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
(Rohman)