LAMSEL, HELOINDONESIA.COM -- Seorang remaja putri diduga lompat dari KMP Batumandi saat hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/7/2026), pukul 01.42 WIB. Sang bocah yang bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (18), warga Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sang remaja dalam perjalanan bersama ibunya naik Bus Qilau Wisata plat B-7875-YU. Namun, saat kapal hendak bersandar dan penumpang sudah kembali ke bus umum plat , Zora Panasea Martauli Ompusunggu tak ada.
Awak kapal memanggil sang remaja lima kali lalu menyisir kapal namun tak ditemukan sang remaja. Petugas hanya menemukan sepasang sepatu serta sebuah jaket yang diduga milik korban di tangga sisi kanan menuju dek kendaraan.
Orangtua yang putrinya hilang
Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, menyatakan bahwa Pos SAR Bakauheni dan unsur SAR gabungan segera melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan korban. .
Lalu, Tim SAR Gabungan Pelabuhan Bakauheni bergerak cepat melakukan operasi pencarian intensif. Lokasi fokus pencarian saat ini dipusatkan di perairan Pulau Panjurit, sekitar 3 mil laut ke arah timur dari dermaga Pos SAR Bakauheni.
"Untuk mengoptimalkan pencarian di sekitar selat, kami mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) Lampung, kendaraan penyelamat, dua set peralatan selam lengkap untuk penyisiran bawah air, serta alat deteksi bawah permukaan," pungkas Rezie.
Hingga berita ini diturunkan pada Kamis siang, tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan penyisiran ombak di sekitar perairan Selat Sunda tersebut, namun jasad korban belum berhasil ditemukan.
Akhir tahun lalu, Jumat (5/12/2025), seorang penumpang terekam kamera pengawas neket melompat dari kapal ke laut lepas, di wilayah perairan Pulau Sangiang Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.
Terakhir, Kamis (4/6/2026) malam lalu, seorang penumpang jatuh dari kapal selepas dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak. Warga Kabupaten Lampung Utara tersebut selamat dengan berenang ke Pulau Penjurit.
Esoknya, nelayan yang sedang memancing ikan melihat Nopianto bin Tejo Santoso (35) sendirian di pantai pulau kecil yang tak berpenghuni tersebut pada pukul 06.30 WIB. Mereka menyelamatkan warga Desa Mulyorejo I, Kecamatan Bunga Mayang tersebut.
Pengakuannya, dirinya jatuh terpeleset dari saat melihat pemandangan laut saat kapal mulai berlayar dari Pelabuhan Bakauheni di buritan kapal. Tak ada yang tahu dirinya jatuh ke laut. Upaya minta tolong, sia-sia tak penumpang atau awak kapal mendengarnya. (HBM)