Warga Waykanan Resah, Lahan Mereka Kabarnya Dijual Eks Pejabat ke Konglomerat Tajir

Kamis, 27 Agustus 2026 11:20
Ilustrasi HELO LAMPUNG

WAYKANAN, HELOINDONESIA.COM – Warga resah adanya kabar grup perusahaan konglomerasi dikabarkan akan mencaplok lahan yang mereka kelola puluhan tahun di Desa Bukit Gemuruh, Kecamatan Waytuba, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung.

Mereka mengaku mendengar kabar ratusan hingga ribuan hektare lahan bercocok tanam yang jadi sumber kehidupan keluarganya dijual seorang mantan pejabat kabupaten setempat kepada salah satu "naga" (sebutan pengusaha tajir melintir tersebut).

Warga menyampaikannya keresahan kepada para kepala kampung dan meminta bantuan pengacara top yang sempat membebaskan pedagang eceran BBM dari pemerasan dan kriminalisasi, yakni Dr. Resmen Kadapi, SH, MH. 

Para petani mengharapkan mantan aktivis tersebut dapat membantu memperjuangkan hak masyarakat dan mencegah terjadinya penggusuran. Masyarakat menyatakan kesiapannya mempertahankan lahannya sekuat tenaga.

Dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026), Resmen Kadapi menyatakan kesediaannya membantu masyarakat memperjuangkan hak-hak mereka. Ia mengatakan persoalan serupa sebelumnya juga terjadi di sejumlah desa di kecamatan lain yang berkonflik dengan pengusaha.

Namun, Kadapi mengingatkan masyarakat agar tetap menempuh jalur hukum dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persoalan baru. “Kepala boleh panas, namun hati harus tetap dingin,” ujar Kadapi saat berdiskusi dengan warga.

Hingga saat ini, kabar mengenai rencana penggusuran tersebut masih menghantui setiap hari para petani. Warga berharap ada kejelasan mengenai status lahan serta kepastian hukum agar tidak terjadi konflik antara masyarakat dan pengusaha tajir yang dekat dengan kekuasaan tersebut. . (HBM)


Berita Terkini