LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung menangani sejumlah persoalan di tengah masyarakat dalam dua hari terakhir. Pada Senin (21/9/2026), BPBD menerima permintaan pendistribusian air bersih dari 14 titik. Sehari berselang, petugas kembali diterjunkan untuk mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Kedaton.
Kalak BPBD Kota Bandarlampung Idham Syahputra mengatakan,permintaan air bersih datang dari sejumlah wilayah di Kota Bandarlampung, di antaranya Kecamatan Sukarame, Panjang, Sukabumi, Teluk Betung Timur, Kedaton dan Rajabasa.
" Kebutuhan air bersih cukup banyak ditemukan di kawasan Jalan RE Martadinata, Kecamatan Teluk Betung Timur. Beberapa titik di wilayah tersebut tercatat membutuhkan hingga dua tangki air bersih," ujar Idham.
Lokasi lainnya berada di Jalan Endro Suratmin sekitar Puskesmas Sukarame, Jalan Soekarno Hatta depan PJR, Jalan Raya Suban, Kelurahan Waylaga, hingga Jalan Sultan Agung, kawasan Pondok Pesantren Al Hikmah, Kelurahan Kedaton.
BPBD kota Bandarlampung kemudian menindaklanjuti permintaan tersebut melalui pendistribusian air bersih ke lokasi-lokasi yang membutuhkan.
Pohon Tumbang Diterjang Angin
Belum selesai dengan penanganan distribusi air bersih, BPBD kembali mendapat laporan kejadian pada Selasa (22/9/2026).Sekitar pukul 16.54 WIB, sebuah pohon Palm Taman tumbang di Jalan Teuku Umar, tepatnya di kawasan D'Rajash Resto, kelurahan Kedaton, kecamatan Kedaton.
Berdasarkan informasi warga angin yang cukup kencang menjadi pemicu tumbangnya pohon tersebut. Pohon dengan diameter sekitar 50 sentimeter itu kemudian mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.
Idham menambahkan,beberap petugas BPBD langsung melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang tersebut.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penanganan dilakukan untuk mengamankan lokasi sekaligus mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
" BPBD Kota Bandarlampung sesuai intruksi Wali kota Eva Dwiana, berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat berupa air bersih hingga respons terhadap kejadian akibat kondisi cuaca di wilayah perkotaan," tandas Idham Syahputra Hajim).