✕

Satgas Lingkungan Hidup Didorong Selamatkan Hutan dan Sumber Air

Kamis, 15 Oktober 2026 06:19
Satgas Lingkungan Hidup

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Persoalan kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dinilai membutuhkan penanganan serius, terukur, dan berkelanjutan. Pembentukan Satgas Lingkungan Hidup didorong menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pemulihan ekosistem sekaligus memperkuat penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran lingkungan.Kamis (15/10/26)

Keberadaan satgas tersebut diharapkan mampu mengintegrasikan kebijakan pemerintah dalam menangani persoalan lingkungan, mulai dari kerusakan hutan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pencemaran sungai, hingga ancaman terhadap sumber air bersih masyarakat.

Salah satu prioritas yang dinilai penting adalah mempercepat pemulihan ekosistem dan menjaga keanekaragaman hayati. Perlindungan terhadap habitat alami flora dan fauna harus diperkuat guna mencegah semakin berkurangnya populasi satwa maupun tumbuhan yang memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem.

Selain itu, persoalan pembukaan lahan dan karhutla juga membutuhkan perhatian khusus. Tata kelola pemanfaatan lahan perlu dilakukan secara lebih ketat dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal serta memastikan aktivitas tersebut tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Pengelolaan kawasan hutan industri juga diharapkan tidak semata-mata berorientasi pada kepentingan ekonomi. Pemerintah dinilai perlu memperkuat pengawasan agar aktivitas industri tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat di sekitar kawasan.

Tidak hanya hutan, persoalan ketersediaan air bersih turut menjadi perhatian. Pencemaran akibat limbah domestik yang tidak dikelola dengan baik, ekspansi industri, serta pembangunan infrastruktur yang semakin masif berpotensi memberikan tekanan terhadap sungai dan sumber air yang selama ini digunakan masyarakat.

Karena itu, perlindungan lingkungan hidup dinilai harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam setiap penyusunan tata ruang, pemberian izin, investasi, maupun pelaksanaan pembangunan.

Upaya memperkuat perlindungan lingkungan tersebut mendapat dukungan dari Sofian Kennedy HS dan Andhika Tubagus Dinata. Keduanya menyatakan siap bersinergi dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Mereka juga menegaskan komitmennya mendukung visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjaga kekayaan alam Indonesia agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Menurut mereka, pembangunan ekonomi tidak boleh berjalan dengan mengorbankan kelestarian alam. Hutan, sungai, sumber air, serta keanekaragaman hayati merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama.

Dengan terbentuknya Satgas Lingkungan Hidup, diharapkan koordinasi antarlembaga semakin kuat, pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan semakin efektif, serta penegakan hukum dapat dilakukan secara tegas dan berkeadilan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan pembangunan tetap berjalan, namun tidak mengabaikan kelestarian hutan, sungai, sumber air, dan ruang hidup masyarakat demi masa depan Indonesia.(Aan.S)

Berita Terkini