HELOINDONESIA.COM -Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memperluas jaringan transportasi publik melalui peluncuran koridor baru Bus Trans Jatim di kawasan Malang Raya pada Jumat (30/10/2026). Layanan ini menjadi koridor kesembilan Trans Jatim sekaligus koridor kedua yang beroperasi di wilayah Malang Raya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono, menjelaskan bahwa penambahan koridor tersebut merupakan upaya pemerataan akses transportasi umum yang selama ini lebih banyak berkembang di kawasan Gerbangkertosusila.
“Kita ingin nanti tanggal 30, insyaallah Bu Gubernur akan me-launching koridor 9 Trans Jatim atau koridor 2 Malang Raya,” kata Nyono, Selasa (27/10/2026).
Peluncuran layanan tersebut direncanakan berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, dan diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“30 Oktober akan insyaallah di-launching Ibu Gubernur di Pendopo Kabupaten Malang, di Kepanjen,” ujarnya.
Pengembangan jaringan Trans Jatim merupakan bagian dari program Jatim Akses yang bertujuan meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat antardaerah.
Setelah delapan koridor beroperasi, penambahan koridor kesembilan diharapkan memperluas jangkauan layanan angkutan umum, khususnya ke Malang Raya, sehingga tidak hanya terpusat di kawasan Gerbangkertosusila.
Nyono menjelaskan, pemerataan layanan tersebut diharapkan memberi kesempatan kepada masyarakat di luar kawasan Gerbangkertosusila untuk menikmati transportasi publik yang terjangkau.
Selama ini, operasional dan pengembangan Trans Jatim dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur. Pemerintah juga memberikan subsidi tarif untuk mendorong penggunaan angkutan umum.
Tarif penumpang umum ditetapkan sebesar Rp5.000, sedangkan pelajar, santri, dan mahasiswa dikenakan tarif Rp2.500.
Berdasarkan studi Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) yang disampaikan Nyono, penggunaan transportasi umum di kawasan Gerbangkertosusila dan sekitarnya masih berkisar dua persen. Mobilitas masyarakat masih didominasi kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
Karena itu, perluasan layanan Trans Jatim diharapkan menjadi alternatif perjalanan yang lebih ekonomis dan mudah diakses sekaligus mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi menuju angkutan publik.
Rute Koridor 2 Malang Raya
Koridor 2 Malang Raya direncanakan melayani perjalanan dari Terminal Talangagung di Kepanjen menuju Terminal Madyopuro, dengan melewati sejumlah kawasan, yakni Gondanglegi, Krebet, dan Pasar Bululawang.
Rute tersebut tidak masuk ke Terminal Arjosari. Kebijakan ini disebut sebagai upaya menjaga kondisi serta mata pencaharian sopir angkutan kota yang beroperasi di kawasan setempat.****