✕

Buntut Perayaan Hari Sumpah Pemuda, Polda Metro Jaya Melakukan Investigasi Mahasiswa Sewaan

Rabu, 4 November 2026 18:26
Polisi melakukan investigasi atas munculnya narasi mahasiswa sewaan di Medsos. heloindonesia

JAKARTA,HELOINDONESIA.COM - Buntut perayaan Hari Sumpah Pemuda, Polda Metro Jaya melakukan audit dan investigasi mendalam terkait munculnya narasi dan keberadaan "mahasiswa sewaan" yang mengenakan jas almamater dalam kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis pekan lalu (29/10/2026).

"Polda Metro Jaya dan penyelenggara acara, tidak mengetahui keberadaan kelompok tersebut dalam jajaran peserta. Makanya, kepolisian tengah mengaudit dan menginvestigasi  kenapa mahasiswa bayaran tadi dalam tanda kutip bisa berada di situ menggunakan jas almamater," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Hermanto kepada wartawan, pada Rabu (4/11) di Jakarta.

Dia katakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda sejatinya melibatkan berbagai elemen pemuda dari pelbagai latar belakang, bukan terbatas pada kelompok mahasiswa saja. "Namanya, Sumpah Pemuda kan tidak harus mahasiswa. Seluruh pemuda boleh melaksanakan. Nanti saya kasih buktinya, ada penyanyi yang dari Ambon, ada FBR (Forum Betawi Rempug)," katanya.

Ia juga meluruskan tuduhan di  Medsos (media sosial) dan memastikan pihak kepolisian tidak bertindak sebagai penyelenggara acara (Event Organizer/EO) dalam kegiatan tersebut. "Ya pastinya ada EO sendiri lah, tidak mungkin kita yang mengurus," ucapnya.

Polda Metro Jaya berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan dan komprehensif kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan, termasuk memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab. "Setelah itu komprehensif, paripurna, kami pasti akan sampaikan. Dan yang bertanggung jawab terhadap itu pasti akan ada sanksinya," ujar Budi.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pemberitaan yang beredar mengenai pelaksanaan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10).

“Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan, kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, pada Sabtu pekan lalu (31/10).

Berita Terkini