4 Blok Perumahan Banjir Lumpur Dampak Pembangunan Tangki Raksasa PDAM, Warga Depok Ngadu ke DPR

Kamis, 24 Agustus 2023 13:03
Anggota DPR RI Intan Fauzi saat menerima pengaduan warga Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok di Ruang Fraksi PAN DPR, Gedung Nusantara I, Gedung DPR, Jakarta. (Foto: Ist/nr) dpr.go.id

HELOINDONESIA.COM - Terjadi banjir lumpur di perumahan Pesona Estate II, Depok, dampak dari pembangunan tangki raksasa PDAM Tirta Asasta Depok. Kejadiannya pada 31 Juli dan 5 Agustus 2023. Oleh karena itu warga Depok ini mengadu ke DPR.

Hal ini diungkapkan anggota DPR Intan Fauzi. Mereka yang mengadukan ke fraksinya, Fraksi PAN DPR, 22 Agustus. Mereka adalah warga Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Menurut Intan Fauzi mengatakan, aduan tersebut terkait pembangunan water tank atau tangki air raksasa bermuatan 10 juta liter air yang dibangun oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok.

Dalam aduannya, warga bernama Yani Suratman, asal RT 04 RW 26 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, mengungkapkan, pada 31 Juli dan 5 Agustus 2021 beberapa rumah warga mendapati banjir lumpur dan sampah basah yang sangat bau.

Baca juga: Viral Warga Jateng Sukarela Menempel Stiker Gambar Anies Baswedan di Rumah Masing-masing

Menurutnya, itu berasal dari proyek pembangunan water tank. Saat itu, warga belum mengetahui bahwa didekat rumahnya akan dibangun dua water tank dengan masing-masing berkapasitas 10 juta ton liter air.

"Tembok pembatas milik perumahan Pesona Estate II jebol dan berlubang di banyak titik mengakibatkan jalan sepanjang 4 blok perumahan dan satu rumah warga dipenuni lumpur," kata Yani.

Wanrga Depok ini mengatakan, perakitannya tanki raksasa tersebut sangat cepat dengan proses knock down yang dikerjakan pada malam hari sehingga sangat mengganggu kenyamanan beristirahat warga. "Bising. Khususnya warga yang tinggalnya 5 sampai 10 meter dari lokasi proyek," sambung Yani.

Baca juga: Megawati Usul KPK Dibubarkan, Pakar Hukum: Jokowi Telah Lakukan ‘Pembunuhan Berencana Pada KPK’

Dikatakannya, warga yang resah, lanjut Yani, pada Juni 2022 kemudian diberikan kesempatan untuk bertemu dengan pihak PDAM Tirta Asasta namun baru bisa dilaksanakan 12 September 2022 di Kantor PDAM Kota Depok.

Temuan Kunjungan ke Lokasi

Sebagai anggota DPR, yang juga merupakan Dapilnya, Dapil Jabar VI, Intan Fauzai mengatakan dirinya sudah melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan water tank pada Minggu 20 Agustus 2023.

Hasilnya, ditemukan tidak adanya transparansi dari pihak PDAM Tirta Asasta terkait pembangunan water tank.

Baca juga: Badai Petir dan Banjir Terjang Mekkah, Begini Nasib Jemaah di Masjidil Haram

"Misalnya, pada saat pembangunan tidak ada papan informasi yang dipasang di sekitar lokasi proyek. Warga yang keberatan juga kesulitan mendapatkan informasi, baik dari PDAM Tirta Asasta dan Pemkot Depok," kata Intan Fauzi.

Menurut dia, berdasarkan keterangan warga, sosialisasi yang dikatakan pihak PDAM hanya klaim sepihak karena kenyataannya hanya pertemuan biasa dan hanya kepada empat orang yang jaraknya tidak langsung berdampingan dengan tanki air raksasa tersebut.

"Ada aturan dalam pembangunan water tank yaitu harus melalui tahap sosialisasi kepada warga, khususnya warga yang rumahnya dekat dengan lokasi proyek," kata Intan. (**)

Berita Terkini