Tragis, Satu Keluarga Tewas Usai Rumah Kontrakan Mereka di Tanjung Priok Ludes Dilalap Api

Minggu, 27 Agustus 2023 22:26
Satu keluarga tewas usai kontrakan yang mereka huni ludes dilalap api. Tangkapan Layar

HELOINDONESIA.COM - Satu keluarga penghuni sebuah rumah kontrakan tewas dalam peristiwa kebakaran di kawasan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (27/8) dini hari.

"Tiga orang meninggal dunia, satu keluarga," terang Kepala BPBD DKI, Isnawa Adji kepada wartawan, Minggu (27/8).

Ia mengatakan, api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 02.50 WIB. Api yang membesar menghanguskan 1 rumah dan 3 petak kontrakan. Api menurutnya berhasil dipadamkan sekitar 03.10 WIB.

Adapun, lanjut Isnawa, berdasar hasil pemeriksaan awal kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

"Penyebab korsleting listrik," pungkasnya.

Baca juga: Baru 3 Bulan Menikah, Pasutri Tewas Usai Rumah Mereka di Sukmajaya Depok, Ludes Dilalap Api

Ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Alex Chandar membenarkan adanya korban tewas dalam peristiwa iru.

"Iya ada meninggal tiga orang," kata Alex, Minggu (27/8).

Ia menerangkan, adapun korban tersebut terdiri dari pasangan suami istri yakni Abdul Yazid (35) dan Wina Nur Habiba (26) beserta anaknya berinisial AZ (4).

Ia pun menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan termasuk mencari tahu penyebab musibah tersebut.

"Masih dalam penyelidikan (mengenai posisi korban dan penyebab kebakaran). Jadi ada tiga petak rumah nih pemiliknya satu orang, korban sewa," ujar Alex.

Meski begitu berdasarkan informasi awal yang pihaknya terima, korban diketahui sempat menerima tamu hingga pukul 00.00 WIB.

Diduga karena tidur terlalu larut, pihaknya menduga korban sedang tertidur pada saat kebakaran itu terjadi.

Baca juga: Kapal Kargo Bermuatan Bahan Bangunan, Ludes Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

"Pukul 24.00 WIB, korban masih ada tamu, kemungkinan karena tidurnya malam, ketiduran," jelasnya.

Untuk keadaan rumah yang terbakar, di rumah tersebut terdapat pintu bagian depan yang menggunakan rolling door.

Sedangkan untuk bagian belakang, Alex mengatakan rumah tersebut tidak ada pintu.

"Di rumah itu ada korban, istrinya dan anaknya yang masih empat tahun," ujarnya.

Lanjut Alex, dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga kontrakan itu, penghuni dua kontrakan lainnya berhasil menyelamatkan diri.

"Jadi tiga rumah kebakar semua, cuma dua (penghuni) kontrakan ini berhasil keluar. Sementara tempat korban ini tempat reparasi bemper," tandasnya.

Berita Terkini