Pameran Museum Glagah Wangi Digelar Lagi, Ajak Siswa Lebih Mengenal Benda Bersejarah

Selasa, 5 September 2023 21:31
Kepala Dindikbud Kabupaten Demak Haris Wahyudi Ridwan saat berbincang dengan siswa pengunjung Pameran Museum Glagah Wangi soal benda kuno dan bersejarah yang dikelola UPT Dindikbud Kabupaten Demak itu. Foto: Jati

DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Sempat absen menyusul adanya pandemi Covid-19, Pameran Museum Glagah Wangi 2023 kembali digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa 5 September 2023.

Berkoordinasi dengan Korwil Dindikbud Kecamatan, acara yang diperuntukkan pelajar dan masyarakat itu dijadwalkan penyelenggaraannya di Korwil Demak, Dempet, Karangtengah, dan Mijen.

Baca juga: Persentase IKM Bersertifikat TKDN Masih Rendah, Disperinaker Luncurkan Coaching Clinic

Kepala Dindikbud Kabupaten Demak Harus Wahyudi Ridwan AP MSi mengungkapkan, banyak masyarakat kurang mengerti keberadaan Museum Glagah Wangi sehubungan lokasinya yang kurang terekspos. Sementara benda-benda kuno bersejarah di dalamnya tak kalah menarik dan menyimpan cerita sejarah cukup lengkap.

"Maka seiring diselenggarakannya Pameran Museum Glagah Wangi kami sangat apresiasi. Selain menumbuhkan minta dan kecintaan masyarakat khususnya pelajar pada benda-benda bersejarah, kegiatan ini diharapkan mampu mempublikasikan atau memasyarakatkan Museum Glagah Wangi," kata Haris.

Turut hadir mendampingi acara pembukaan Pameran Museum Glagah Wangi yang digelar di halaman SD Negeri Cabean 3 itu Sekretaris Dindikbud Kabupaten Demak Ridwan ST MT. Di samping pula Kabid Kebudayaan Isman, serta Korwil Dindikbud Kecamatan Demak Hj Noor Sulistyowati.

Benda Purbakala

Di sisi lain Sekretaris Dindikbud Ridwan menambahkan, banyak benda purbakala dan bersejarah berumur ratusan tahun sengaja dibawa ke lokasi pameran yakni halaman SD Negeri Cabean 3 untuk memudahkan anak didik juga masyarakat untuk mengamati dan menikmatinya. Seperti piring keramik kuno, arca, sirap Masjid Agung Demak, hingga sejumlah keris pusaka, yang tentunya sudah tak lagi bisa ditemukan di jaman modern ini.

Baca juga: Legacy Terpenting Jejak Kepemimpinan Ganjar di Jateng Berupa Budaya Integritas dan Melayani

"Pameran Museum Glagah Wangi ini akses untuk bisa terlayani informasi terkait benda sejarah. Sebab norma budaya leluhur harus ditanamkan sejak awal," ujarnya.

Sementara itu Korwil Dindikbud Kecamatan Demak Noor Sulistyowati menuturkan, Pameran Museum Glagah Wangi yang dijadwalkan pada 5-6 September 2023 itu juga dirangkai pameran hasil karya pelajar dan guru beberapa SD dari lima gugus di bawah binaan Korwil Dindikbud Kecamatan Demak. Bahkan untuk memeriahkan acara, siswa-siswi dari sejumlah sanggar seni juga SD yang memiliki ekstra kurikuler seni tari berkesempatan tampil di panggung pertunjukan disiapkan panitia. (Jati)


Berita Terkini