KENDAL, HELOINDONESIA.COM -Debat publik pertama pasangan calon bupati dan wakil Bupati Kendal 2024 untuk Pilbup Kendal 2024 dengan tema mewujudkan sumberdaya yang berdaya saing dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kendal, berlangsung di gedung DPRD Kendal, Senin (4/11/2024) malam.
Tiga paslon, yakni nomor urut 1, Dyah Kartika Permanasari - Benny Karnadi, nomor urut 2, Mirna Anissa - Urike Hidayat, dan nomor urut 3, Windu Suko dan Nashri hadir untuk beradu gagasan.
Masing-masing pendukung paslonpun tampak hadir di dalam ruangan maupun di luar ruangan sambil meneriakkan yel-yel untuk membakar semangat paslon mereka. Adapun pendukung di dalam ruangan dibatasi hanya 20 orang dan 50 orang di luar ruangan untuk masing-masing paslon.
Tiga panelis juga didatangkan KPU Kendal dalam debat pertama ini. Yakni budayawan Kendal Prof Mudjahirin Thohir, akademisi Universitas Paramadina Jakarta Erik Ardiyanto, dan akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta Galang Taufani.
Tema
Ada empat sub tema yang dibahas. Diantaranya peningkatan ekonomi masyarakat di bidang ketenagakerjaan, kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan dan pelayanan pemerintah daerah.
"Debat ini merupakan salah satu metode kampanye, dimana diharapkan paslon dapat memanfaatkan momentum debat ini untuk menyampaikan visi misi kepada masyarakat Kendal pada khususnya. Selain itu untuk masyarakat Kendal bisa menjadi refrensi dan pertimbangan sehingga dapat memantapkan jiwa dalam menentukan pilihan," ujar Khasanudin saat membuka acara debat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Kendal Khasanudin juga memberikan apresiasi kepada badan Adhoc yang menjadi ujung tombak dalam penyenggaraan Pilkada 2024 di Kabupaten Kendal.
"Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Forkopimda yang selalu mendukung untuk mensukseskan Pilkada 2024 ini agar berjalan lancar. Kami juga apresiasi badab Adhoc, mulai dari PPK, PPS, KPPS, dan petugas di TPS. Karrna merrka merupakan ujung tombak dari suksesnya pelaksanaan Pilkada 2024 ini," tandasnya.
Acara debat publik pertama diawali penyampaian visi misi dari masing-masing paslon dan dilanjutkan dengan debat publik dipandu oleh moderator.(Anik)