KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Debat publik pertama yang digelar KPU Kendal di gedung Paripurna DPRD Kendal, Senin malam 4 November 2024 berjalan lancar dan sukses. Para pasangan calon (paslon) beradu visi misi mereka.
Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Dyah Kartika Permanasari dan Benny Karnadi mengaku telah melewati proses debat publik pertama dengan lancar. Cabup nomor urut 1 yang akrab disapa Mbak Tika ini mengatakan, Tika - Benny dapat menjawab pertanyaan yang dilontarkan moderator maupun paslon lainnya dengan baik.
"Alhamdulillah proses debat pada hari ini sudah terlaksana dengan baik. Kami juga sudah menyampaikan visi misi dan program unggulan paslon 1. Dan kami merasa pertanyaan yang diberikan moderator dan paslon lain sudah kami jawab dengan baik. Kami punya niat tulus ikut pilkada ini untuk kemaslahatan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kendal," ujar Mbak Tika.
Baca juga: Debat Publik Pertama Pilkada Kendal jadi Referensi Pemilih Tentukan Pilihannya
Senada, cawabup Benny Karnadi mengaku cukup puas telah menyampaikan visi misi dan program unggulan mereka. Dirinya yakin apa yang disampaikan dalam debat pertama ini dapat diterima masyarakat dan menjadi referensi masyarakat untuk menjatuhkan pilihannya kepada paslon nomor urut 1.
"Kita sangat puas bisa menyampaikan visi misi. Mbak Tika juga luar biasa, saya tadi juga menambahkan apa yang disampaikan Mbak Tika. Dari semua segmen InsyaAllah masyarakat dapat menerima program-program kami. Kami juga yakin InsyaAllah akan mendapatkan doa restu dan dukungan dari masyarakat Kendal," tandasnya.
Program 5W
Paslon nomor urut 2, Mirna Anissa dan Urike Hidayat mengaku bersyukur debat pertama telah dilaksanakan dengan lancar. Mirna menyebut dalam debat pertama ini pihaknya telah memaparkan program-program unggulan mereka.
"Kita punya program unggulan 5 W, yaitu waras, wareg, wasis, wismo dan widodo. Ini kan sesi pertama, nanti ada sesi kedua. Saya yakin diantara tiga kontestan pasti memberik yang terbaik, tapi mana yang bisa dinalar oleh publik, kalau kami tidak memberikan janji tapi meneruskan bukti yang sudah terjadi," terang Mirna.
Baca juga: Di Angkringan, Jokowi Angkat Bicara Soal Hasil Survei Litbang Kompas dalam Pilgub Jateng
Saat disinggung terkait, tampilan mereka yang kurang greget, dimana cawabup nomor urut 2 masih terlihat sedikit gigup dan kaku dalam menjawab pertanyaan dari moderator maupun paslon lainnya.
"Iya tadi katanya saya kurang greget. Nanti kita akan gregetin lagi," ujar Cawabup Riki.
Sempat Canggung
Sementara, paslon nomor urut 3, Windu Suko Basuki dan Nashri menyatakan sempat mengaku canggung saat menjawab pertanyaan di debat pertama. Padahal apa yang menjadi materi debat merupakan pekerjaan yang dilakukam sehari-hari selama Windu Suko Basuki menjabat sebagai Wabup Kendal.
"Saya pribadi merasa masih ada kecanggungan sehingga jawaban kita kurang maksimal. Padahal kalau kita pikir pertanyaan itu setiap hari kita buka, pelajari dan kita lakukan sebagai wakil bupati," katanya.
Baca juga: FTIK USM Gelar LKMM-TD dan Malam Keakraban bagi Mahasiswa Baru
Cawabup nomor urut 3, Nashri mengaku bersyukur telah melewati debat pertama dengan lancar. Menurutnya, melalui debat pertama ini masyarakat bisa menilai mana calon kepala daerah yang siap memimpin Kabupaten Kendal lima tahun berikutnya.
"Saya kira tidak perlu menilai nomor 1 bagaimana nomor 2 bagaimana, nomor 3 bagaimana. Biarlah masyarakat yang menilai kami-kami ini melalui debat yang disampaikan. Karrn tadi dibatasi waktu jadi program yang kita sampaikan secara garis besar saja, namun secara detail kita sampaikan saat terjun bertemu langsung dengan masyarakat. InsyaAllah kita siap untuk sesi berikutnya," pungkasnya. (Anik)