LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Bukan kader top Sutono, Lesty Putri Utami, dan Sudin yang santer melenggang jadi orang nomor satu di Konfercab PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Lampung VI "Banteng Lampung", Hotel Santika Premiere, Kota Bandarlampung, Sabtu (6/12/2025).
DPP PDIP memercayai Winarti jadi Ketua DPD PDIP Lampung 2025–2030 sesuai diktum pertama keputusan dibacakan Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati top Bintang Puspayoga, eks Menteri PPPA Kabinet Indonesia Maju.
Bintang, eksekutor pembacaan keputusan dipermaklumkan ke kader dan publik, dari arena konferensi yang sesuai AD/ART diikuti 45 pengurus unsur KSB (ketua, sekretaris, bendahara) 15 DPC se-Lampung peserta Konferda, dan 687 unsur KSB 229 PAC PDIP se-Lampung peserta Konfercab.
Bintang bilang penetapan pengurusan telah melalui prosedur partai. Ada tahapan fit and proper test, dan psikotes. "Semua hasilnya diplenokan, lalu ditetapkan Ketua Umum," lugas Bintang, menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Konferda-Konfercab beragenda evaluasi politik Pemilu-Pilkada 2024; penggodokan dan penetapan program kerja strategis hingga 2030 termasuk pemenangan Pemilu 2029, dan restrukturisasi kepengurusan DPD Lampung dan 15 DPC ini, mandat Kongres.
Konferensi, ujar pidato pembukaan Sudin dan sekaligus pidato politik terakhir selaku ketua DPD sejak 2017, jadi agenda penting tentukan arah organisasi 5 tahun kedepan.
Konferda-Konfercab ini momentum meneguhkan kembali PDIP sebagai partai pelopor perubahan. "Ini momentum PDIP bisa tetap kompak, solid, mengabdi kepada rakyat, juga momentum penyegaran, perkuat struktur partai," ujar anggota DPR/MPR RI dapil Lampung I per 2009.
Pinta anggota Komisi III DPR ini, sesiapapun petugas partai ditugaskan memimpin DPD Lampung harus disambut hati yang lapang, didukung penuh semangat tanggung jawab, tak boleh ada perpecahan, tiga pilar partai harus semakin solid gandeng elemen dan pemangku kebijakan perjuangkan program APBD yang prorakyat.
Selain Bintang Puspayoga, konferensi hanya dihadiri Wasekjen DPP Bidang Pemerintahan Utut Adianto. Beberapa petinggi DPP yang sempat diwartakan bakal hadir, urung.
Tetamu, hadir Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Ketua Partai Golkar Lampung Hanan A Rozak.
Wasekjen Utut Adianto, pidatonya seturut Sudin, menyebut konferensi jadi momen penting jaga soliditas partai. “Saya harap nama ditunjuk menjadi Ketua DPD dan DPC di Lampung ini bisa benar-benar bekerja, berusaha kerja lima tahun kedepan bergerak sesuai kemampuan dan tujuan yang bisa diraih," tutur bekas grandmaster catur itu.
Alhasil mengejutkan, sang Ketua Umum yang juga Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri akhirnya jatuh restu: membaca, menimbang, memperhatikan, memutuskan, menetapkan Dr Winarti ketua DPD lima tahun mendatang.
Notabene bagian militan PDI Perjuangan sebagai parpol yang lahir dari rahim rakyat tertindas, nama Winarti tercatat merupakan salah satu politisi banteng hijabers yang jua berjerih luka menjadi kader sejak bergabung dari jadi sekretaris ranting pada 1995.
Kelahiran Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah 4 April 1975 ini, alumnus SDN 1 Kotabumi Lampung Utara (1981–1987). Lanjut SMP Yayasan Pendidikan Islam (YPI) 3 Seputih Mataram 1987–1990, SMEA Negeri Poncowati Lampung Tengah (1991–1994).
Tiga gelar: Sarjana Ekonomi Universitas Muhammadiyah Metro 1995–2000, Magister Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL) 2011, dan Doktor Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ia raih ditengah kesibukan mengabdi. Di partai maupun kala memerintah.
Disertasinyi, "Kepemimpinan Pemerintahan dalam lmplementasi Kebijakan Bergerak Melayani Warga di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung (Kajian lnovasi Pelayanan Publik)", antar ia cum laude IPK 3,84 dan lulusan 3 besar terbaik Program S3 predikat kelulusan Cumlaude dari 1.734 wisudawan semua program peningkatan pendidikan, diwisuda Rektor cum Ketua Senat IPDN Dr Hadi Prabowo mewakili Mendagri Tito dipandu prokes COVID-19 di Aula Zamri Gedung Pascasarjana IPDN Cilandak Jaksel, serentak dua tempat, lainnya Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Jatinangor Sumedang, Jawa Barat, 24 Juni 2021. Saat itu ia bupati.
Janda mantan anggota DPRD Lampung Dapil Lampung Tengah Kadek Suwartika, dan bekas Wakil Direktur PT. Wikajaya Bina Prima tersebut merupakan contoh bagus produk kaderisasi organisasi sosial politik.
Rekam jejak Winarti rintis karir politik dari nol jadi sekretaris Pengurus Ranting 1995–2000, naik Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Seputih Mataram, hijrah pindah kabupaten: Bendahara PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gedong Meneng, Tulang Bawang (Tuba); hingga naik tahta Wakil Ketua, lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuba, 2015.
Sebelum bersama Ketua DPD PAN Tuba Hendriwansyah cawabupnyi menang Pilbup Tuba 2017 raih 94.362 suara setara 47,63 persen, Winarti jadi dua setengah periode Ketua DPRD Kabupaten Tuba 2009–2014 dan 2014–2017 —mundur ulah maju Pilkada.
Hingga pada periode ini, dalam sejarah politik kepemimpinan cabang kekuasaan legislatif, Winarti tercatat merupakan ketua DPRD latar perempuan ketiga di Lampung, setelah Ketua DPRD Lampung 1999–2003 dari PDI Perjuangan, (kini mendiang) Srie Atidah, dan Ketua DPRD Lampung Utara 2004–2008 dari Partai Golkar (kini mendiang) Zubaidah Hambali.
Bupati Tuba ke-11 kurun 18 Desember 2017 – 17 Desember 2022 ini lalu tercatat jadi caleg terpilih DPRD Lampung 2024–2029 dapil Lampung VI (Tuba, Tuba Barat, Mesuji) peraih 23.813 suara sah Pemilu 2024 lewat.
Bersiap tempur Pilkada lagi, Winarti mantap kerucutkan perjuangan elektoralnyi: klimaks restu PDI Perjuangan jatuh padanyi selaku calon bupati Tuba 2024–2029, berpasangan dengan cawabup Gerindra Reynata Irawan (duet Win-Nata) nun gagal di Pilkada lalu.
Padahal, sesumbar politiknyi usai dapatkan surat tugas bacabup tertarikh 3 Juli 2024, ia ungkap akan fokuskan program unggulan pembangunan infrastruktur daerah, periode kedua era kepemimpinan mendatang andai ia kelak menang terpilih terlantik bupati.
Berkebalikan dengan periode pertama kepemimpinannyi 2017–2022 yang senada sedunia, lainnya, terinterupsi situasi kahar COVID-19 kurun dua tahun pandemi global 2020–2021, berbuntut realokasi refocusing anggaran daerah untuk fokus ke program penanggulangan bencana nasional non alam COVID-19, saat yang sama tetap mendorong ketahanan laju pertumbuhan ekonomi.
Winarti kala itu menggarisbawahi komitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat lewat pelbagai program penerus visi misi daerah era kepemimpinannyi lalu: 25 Program Bergerak Melayani Warga (BMW) yang ia klaim lahir dari aspirasi rakyat, dan telah terumus dalam visi misi pencalonan di Pilkada 27 November 2024 itu.
Tutur ia, program unggulannyi periode lalu dapat tetap berjalan meski hadapi kendala besar tiga tahun terakhir ulah pandemi, berakibat beberapa kebutuhan penting rakyat Tuba belum seluruhnya terpenuhi. Duet Win-Nata ia tekadkan untuk lanjutkan Program BMW Jilid II sesuai aspirasi dan kondisi terkini.
"Sesuai aspirasi, BMW Jilid II akan dilanjut yang sudah tercapai, contoh ambulans setiap kampung. Tak kalah penting saya akan fokus juga program infrastruktur jalan," beber ia sepekan pascabersurat tugas, lugas menyebut dirinyi tak ingin sendiri membangun Tuba, ingin ajak parpol dan rakyat setempat berkontribusi membangun. Dua poin: penting baginyi bermanfaat bagi banyak orang, penting baginyi bersinergi dengan semua demi kesejahteraan: rakyat.
Kepada Haerandi, reporter portal terafiliasi partai, gesuri.id, disela penutupan tiga hari Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Pilkada 2024 PDI Perjuangan di Cisarua, Kamis (25/7/2024), Winarti seperti dikutip bilang, Tuba telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam penanganan stunting, peringkat terbaik di provinsi dan kelima nasional.
"Ini adalah bukti bagaimana kebijakan kami berhasil memberikan dampak positif. Melalui dukungan PDI Perjuangan dan partai-partai lainnya, serta seluruh masyarakat, kami akan melanjutkan program yang pro-rakyat untuk Kabupaten Tulang Bawang," lugas Winarti kala itu, juga semat harapan besar Pilkada.
"Kami berharap dapat memenangkan Pilkada dengan cara yang baik dan adil. Harapan tertinggi kami adalah, sebagai kepala daerah yang dipilih oleh rakyat, kami mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat," tutur Winarti.
"Sebab tujuan dari meraih kekuasaan hanya satu: untuk rakyat, untuk rakyat dan untuk rakyat," tegasnyi mantap, dengan semangat komitmen kuat, PDI Perjuangan siap bawa perubahan positif dan kesejahteraan bagi masyarakat Tulang Bawang.
Mencuplik salah satu, wujud apresiasi positif atas capaian kinerja pembangunan daerah sekaligus prestasi kepemimpinan politik lokal dari seorang ia, pewarta pilihkan rekaman suasana batin Winarti dan menular impresif pada jajaran Pemerintah Kabupaten Tuba, saat media massa arus utama, Kompas, gelar talkshow khusus dengannyi selaku bupati, di Gedung Kompas Palmerah Jaksel, 8 September 2022.
Usung tema kesuksesan 25 Program BMW Tulang Bawang dalam rangka memajukan pembangunan Sai Bumi Nengah Nyappur,
dalam temu wicara itu Winarti menjelaskan misal soal strategi pencapaian antara lain penurunan angka stunting yang pada 2018 berada di kisaran 32,49 persen berhasil ditekan menjadi 9,5 persen pada 2021.
Pencapaian, yang bahkan melampaui target nasional di rentang 14 persen kala itu. Pun, kesuksesan program elektrifikasi daerah, dimana saat ia mulai memimpin, masih ada 48 kampung dari total 147 kampung dan 4 kelurahan belum teraliri listrik, berhasil ia capai 100 persen 'Tuba terang' pada 2021.
Penyelia, Kampung ialah nama nomenklatur sebutan Desa berdasar asas subsidiaritas UU Desa di wilayah administratif Lampung Tengah, Tuba, Way Kanan, dan Mesuji.
Lainnya terkait pelayanan publik pratama, misal. Capaiannya melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu setempat di Jalintim KM 112 Kelurahan Tiuh Toho, Menggala, MPP pertama di Lampung.
Sejak diluncur-raya jadi pusat pelayanan publik gratis oleh Winarti, 14 Maret 2019 bersamaan Festival Megou Pak HUT ke-22 Tuba, diresmikan MenPAN-RB saat itu (kini mendiang) Tjahjo Kumolo 4 November 2020, MPP Tuba selain perlahan 'membunuh' stigmatisasi pelayanan administrasi pemerintahan serba lambat, super lelet, berbelit, masih berwatak feodal: sarat malapraktik birokrasi rente.
Terbukti jua melesakkan peminatan baru pengurusan, data per Agustus 2022 tercatat 33.034 perizinan usaha pun non usaha, diterbitkan. Winarti tak bosan bedah isi kepala rakyat jua aparat setempat, bahwa layanan gratis MPP Tuba notabene amanat UU 25/2009 tentang Pelayanan Publik. Bukti negara hadir.
Winarti juga pamer capaian lain kuantitatif bukti sahih realisasi janji kampanye politik Pilkada 2017, sebut saja realisasi hibah ambulans gratis 147 Kampung 4 Kelurahan, peningkatan layanan publik pratama fasilitas layanan kesehatan favorit dan aksesibel: Puskesmas plus Puskesmas keliling, juga gerakan revitalisasi Posyandu.
Lalu, pemberian hibah fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar berupa 4.870 unit komputer jinjing (laptop) bagi guru tenaga pendidik, pemberian hibah fasilitas moda transportasi kendaraan bermotor roda dua peruntukan 147 kepala kampung, kepala dusun, ketua RW; pemberian sembako non bansos Kemensos, mempekerjakan pegawai honorer menjadi PPPK, dan lainnya.
Kekuatan powerful, niat baik (goodwill) dan kemauan politik (political will) Winarti dalam optimalisasi pelayanan publik pratama ini, sekurun 2019 lantas terpenggal interupsi pandemi, saat itu nyata mengundang delegasi studi tiru, replikasi duplikasi program unggulannyi itu, bukan saja dari Lampung tapi banyak juga luar Lampung.
Kabinet Baru, Wajah Lama Wajah Baru
Kini pada 6 Desember 2025, ditengah duka bangsa tengah dilanda bencana banjir bandang dan longsor di 51 kabupaten/kota di tiga provinsi terdampak: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat; sekalimat politis nun khidmat meluncur jua dari bibir sang ketua.
"Izinkan kami bekerja untuk kemenangan PDI Perjuangan dan masyarakat Lampung,” kata pidato perdana Winarti sesaat dikukuhkan, di ballroom hotel megah jaringan 115 hotel Santika Indonesia Hotel & Resort di 51 kota milik grup Kompas itu.
Memedomani mandat keputusan DPP, iapun mem-plot Palgunadi sebagai sekretaris dan petahana Kostiana tetap bendahara..Pun memedomani mandat formatur komposisi personalia, Winarti mendaulat 22 kompatriot lainnya duduk di kabinet banteng Lampung.
Secara perwajahan, terdapat 17 wajah baru termasuk Palgunadi kini mantan Ketua DPC Pringsewu 2020–2025, dan sembilan wajah lama dipertahankan berikut Kostiana yang kini aleg DPRD Lampung 2019–2029.
Untuk bidang internal, ia daulat wajah baru: mantan Ketua DPC Bandarlampung cum 5 periode legislator 2004–2029 dengan dua periode: 2014–2024 Ketua DPRD setempat, Wiyadi, sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai.
Winarti tetap memercayakan jabatan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif ke wajah lama: Umar Ahmad, sosok yatim sejak belia, notabene dari latar keluarga marhaen: mendiang kakek hingga ayahnya kader partai berlambang kepala banteng Partai Demokrasi Indonesia (PDI), kelak per 14 Februari 1999 hingga kini plus moncong putih, PDI Perjuangan.
Alumnus SDN 2 Karta Tuba Udik (dulu masuk Kabupaten Tuba) 1992, SMPN 2 Tuba Udik 1995, SMAN 1 Tuba 1998, S1 Sosial Ekonomi Pertanian FP Unila 2004, cerdas eks aktivis mahasiswa: pernah Gubernur BEM FP Unila, jadi Sekretaris Asosiasi Pertanian Ubikayu Lampung saat di HMI Bandarlampung, dan anggota Presidium Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan (Humanika) Lampung.
Pascakampus, sang pewaris peniti karir kepartaian dari nol ini nyalon dan jadi aleg DPRD Tuba 2004–2009, pernah Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Tuba 2005–2010, pascapemekaran: Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tuba Barat 2010–2015, terakhir Ketua Badiklatda PDI Perjuangan Lampung 2015–2019.
Hingga, DPP PDI Perjuangan menunjuknya sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Pemenangan Pemilu, lazim Bappilu, via SK 15-C/KPTS-DPD/DPP/VIII/2023 tarikh 31 Agustus 2023 tentang Penyesuaian Struktur dan Komposisi DPD PDI Perjuangan Lampung 2019–2024. Surat penunjukan diteken langsung Ketum Mega dan Sekjen DPP Hasto Kristiyanto.
Winarti jua memercayai wajah lama, dua periode aleg DPRD Lampung 2019–2029 dapil Lampung IV Dr Yanuar Irawan sebagai Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi.
Juga, mantan wartawan Lampung Ekspres era 90an, Ketua DPC dan enam periode aleg sejak 1999 sekaligus eks Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif sebagai Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi.
Serta, aleg DPRD Lampung 2019–2024, kini Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Lampung, pengurus PMI Lampung, Apriliati jadi Wakil Ketua Bidang Sumber Daya.
Untuk bidang pemerintahan, terdapuk bos media cum Ahli Pers Dewan Pers untuk Lampung non aktif, Dr Donald Harris Sihotang sebagai Wakil Ketua Bidang Politik.
Serta mantan 'anak badung', zaman susah pernah jualan soto di Pasar Koga Kedaton Bandarlampung, sukses jadi kades, lalu aleg DPRD Lampung Selatan 2009–2015, wakil bupati 2016–2018 lanjut Plt kurun 3 Agustus 2019–12 Mei 2020 lanjut definitif bupati per 12 Mei 2020–16 Februari 2021, bupati lagi 2021–2025, Nanang Ermanto, Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
Lalu, wajah baru, kader yang tercatat pernah jadi anggota Direktorat Segmen Pemilih, Penggalangan, dan Keagamaan TPD Ganjar-Mahfud Lampung pada Pilpres 2024, I Wayan Aryudi sebagai Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi.
Berikut, Winarti mendapuk aktivis 98 mantan pegiat LBH Bandarlampung dan tiga periode aleg DPRD Lampung 2009–2024 Dr Watoni Noerdin jadi Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional. Watoni wajah lama.
Daulat jua tertuju pada Piego Wilyasa, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Lampung 2021–2026 menjadi Wakil Ketua Bidang Perekonomian. Lalu, wakil bendahara DPD periode sebelum, anggota DPRD Lampung 2019–2029 dan istri dari Wabup Lampung Tengah I Komang Koheri, Ni Ketut Dewi Nadi didaulat jadi Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan.
Lantas untuk bidang kerakyatan, Winarti memercayai bekas Ketua DPC Mesuji dan anggota DPRD Lampung 2019–2029 Budhi PS Condrowati sebagai Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak.
Juga, milenial hijabers Farah Nuriza Amelia, putri mantan calon walikota Metro Pilkada 2005, dua setengah periode aleg DPR/MPR 2004–2017 dapil Lampung II PDI Perjuangan dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI sejak 21 April 2022-2029 Isma Yatun, putri Masnun Rahmani Kiemas, alias keponakan mendiang Ketua MPR 2004–2009 Taufik Kemas suami Megawati.
Farah, bina Aksi Milenial Lampung per 2020, Wakil Ketua KNPI Lampung 2022–2025 Bidang Anak Jalanan dan Anak Terlantar ini, terakhir dikenal pernah mencalon DPD RI dapil Lampung Pileg 2024 nomor urut 10, nun gagal, cuma bertengger di urutan ke-11 perolehan dari total 18 calon dengan raihan 102.729 suara tersebar di 15 kabupaten/kota.
Winarti memandati Farah sebagai Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, Energi, Investasi, Koperasi dan UMKM.
Berikut, Winarti mendaulat sejawat sesama mantan bupati perempuan pertama, Bupati Tanggamus 2017–2022 dan juga mantan Sekretaris DPC setempat, Dewi Handajani Bambang Kurniawan sebagai Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial.
Wajah lama di DPD, Deddy Wijaya Candra didaulat sebagai Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Wajah baru, eks aleg DPRD dan ketua DPC Tanggamus AM Syafei didapuk Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pun wajah baru, putra dari tiga periode Ketua DPC, dua periode Bupati Lampung Barat 2017–2022 dan 2025–2030 Parosil Mabsus, Irfan Fadillah Mabsus, dipercayai jadi Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital.
Posisi Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan, Winarti mandatkan pada wajah baru, Aribun Syamsu.
Pun posisi Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi kini diampu politisi cum advokat, eks fungsionaris DPC Pringsewu dan Direktur Kantor Bantuan Hukum (KBH) Lampung, Grace Purwo Nugroho.
Adapun, mendampingi Palgunadi, dua wakil sekretaris: wajah baru Juandi Sinurat selaku wakil sekretaris bidang internal, wajah lama Siska jadi wakil sekretaris bidang program.
Mendampingi bendahara Kostiana, wajah baru wakil bendahara, Razid Labib Akram.
Hasil Konfercab serentak? Lima pejawat ketua DPC terpilih: Burhanudin Noor (Tanggamus), Parosil Mabsus (Lampung Barat), Yose Rizal (Lampung Utara), Danuri (Way Kanan), dan Desta (Mesuji).
Wajah baru: Dedi Yuginta (Bandarlampung), Lesty Putri Utami (Lampung Selatan), Aria Guna (Pesawaran), Irwan Saputra (Pringsewu), Irawan Topani (Pesisir Barat), Ancilla (Metro), I Wayan Dama (Lampung Tengah), Wayan Surya Utama (Lampung Timur), Ponco Nugroho (Tuba), dan Nadirsyah (Tuba Barat).
Meski menang hattrick terakhir Pileg 2024 dulang 25.387.279 suara sah nasional setara 16,72 persen, di Lampung parpol banteng merebut 3 kursi DPR, 13 kursi DPRD Provinsi, dan 98 kursi DPRD Kabupaten/Kota. Dengan dua kursi ketua dewan di Lampung Barat dan Tuba Barat.
Namun keok di Pilkada 2025, PDI Perjuangan praktis cuma raih tiket bupati Pesawaran dan Lampung Barat, serta tiga kursi wakil bupati: Pesisir Barat, Lampung Tengah, dan Tuba Barat.
Menang tidaknya PDI Perjuangan di 2029, salah satunya ditentukan energi juang partai di tangan kepemimpinan militan Winarti, bekas Sekretaris Ranting 1995 kelak 30 tahun kemudian kini ia Ketua DPD ini.
Estafet baru juga diterima. Selanjutnya, ujar syair viral, "tor monitor ketua." (Muzzamil)
-
