LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Partai Golongan Karya (Golkar) Lampung mengklaim diri sebagai partai politik yang menempatkan para kader perempuannya di posisi utama.
Bukan sebatas menggugurkan kewajiban, alih-alih semata cuma slogan, lebih dari itu, partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 nomor urut empat ini secara operasional terus menghunus keberpihakan politik pemuliaan harkat martabat perempuan demi pemajuan nasib dan masa depannya di Bumi Ruwa Jurai ini.
Terbukti, over kuota, parpol penguasa, ruling party-nya eksekutif tingkat provinsi Lampung ini, menempatkan sejumlah 36 orang kader perempuan terbaik dari total delapan daerah pemilihan, dalam daftar tersusun 85 bakal calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Pemilu 2024. Alias, 42 persen.
Bak mengulang penjelasan gamblang Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lampung, Arinal Djunaidi, saat konferensi pers seusai pengajuan bacaleg DPRD Provinsi Lampung pada Pemilu 2024, di kantor KPU Provinsi Lampung 13 Mei 2023 lalu, Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung, Ismet Roni, pada Rabu (5/7/2023) kembali mempermaklumkan di Pileg 2024, partainya mengisi kuota bacaleg perempuan hingga 42 persen atau melebihi target UU Pemilu.
Baca juga: Wali Kota Eva Serahkan Asuransi Kematian ke Nelayan
Ismet Roni, pensiun dini dari PNS kurun 1988-2004, aktif di politik praktis, pernah cawagub Lampung pendamping cagub Oemarsono Pilgub 30 Desember 2000, masuk partai beringin pada 2004 dengan rasionalisasi "sama-sama mengabdi untuk negeri", pernah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung pengganti Toni Eka Candra per September 2020-sekarang ini, antara lain menegaskan hal tersebut, di hadapan sedikitnya 11 politisi perempuan.
Empat kader perempuan partainya, sesama pengurus Golkar Lampung, tujuh lainnya delegasi pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Lampung, dipimpin sekretarisnya Nenden Tresnanursari, saat bersilaturahmi di kantor DPD Partai Golkar Lampung, Jl Juanda, Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, Rabu.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung Bidang Media dan Penggalangan Opini, cum aleg DPRD Provinsi Lampung, Himawan Ali Imron, mewartakan dalam pertemuan penuh canda itu, Nenden menyampaikan beberapa poin tentang hasil Rapimnas KPPI, untuk disosialisasikan ke daerah-daerah.
"Salah satu poin menarik, soal kuota 30 persen dalam penempatan perempuan di daftar calon anggota DPRD. KPPI Lampung berharap agar kuota perempuan di DPRD menjadi perhatian dan semangat yang diperjuangkan oleh pimpinan partai," pinta Nenden mewakili ketuanya, Aprilliati, aleg DPRD Lampung dari PDI Perjuangan, yang absen sebab tengah berhaji, dikutip Imron.
Baca juga: Sinergi Dukung Ketahanan Energi, SKK Migas-KKKS Jabanusa Gelar Lokakarya Media
Dalam silaturahmi, Nenden Tresnanursari, eks anggota DPRD Kota Bandarlampung 2004-2009 dan anggota DPRD Lampung 2009-2014 dari PKS itu melugaskan, KPPI Lampung berharap agar perempuan politik status bacaleg parpol yang memiliki potensi menang, jangan sampai justru diabaikan.
"Beri kami perjuangan bersama kaum pria untuk membangun daerah," itu Nenden.
Ditimpali, "Kami, kaum perempuan juga jangan sekedar jadi pelengkap dalam Pemilu," Martalena, pengurus KPPI Lampung lainnya, mengimbukan.
Selain Himawan Ali Imron, didampingi pula oleh wakil sekretaris Muhammad Muhidin, dan pimpinan organisasi sayap Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Lampung Benson Wertha, Ismet Roni lugas bilang, Golkar ialah parpol yang telah menempatkan kader perempuannya di posisi utama. "Kami, Golkar telah selesai dalam penyusunan caleg. Ada 42 persen adalah perempuan," kata dia. (Muzzamil)
