Helo Indonesia

HUT ke-62, Golkar Lampung Ziarah ke Makam Pahlawan: Rawat Sejarah, Lanjutkan Perjuangan

Herman Batin Mangku - Nasional -> Politik
5 jam 2 menit lalu
    Bagikan  
GOLKAR
HELO LAMPUNG

GOLKAR - Ilustrasi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Di tengah perjalanan panjang partai politik, ada sejarah yang perlu dikenang, jasa yang patut dihormati, dan perjuangan yang harus dilanjutkan. Semangat itulah yang mewarnai agenda Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lampung dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Untuk memeringati hari jadinya, Golkar Lampung ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan tasyakuran. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT yang tidak sekadar menandai pertambahan usia organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan kontribusi para pendahulu.

Ziarah akan dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Lampung, Hanan A. Rozak. Kegiatan ini dipersiapkan bersama pengurus partai dalam rapat di Kantor DPD Golkar Lampung, Jalan Juanda Nomor 1, Bandarlampung, Minggu (18/10/2026).

Ketua Pelaksana HUT ke-62 Golkar Lampung, Subhan Efendi, mengatakan ziarah merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa serta para senior yang telah berjuang membangun dan membesarkan Golkar.

Menurut dia, perjuangan para pendahulu tidak seharusnya berhenti sebagai catatan sejarah. Nilai pengabdian, ketulusan, dan kerja keras mereka perlu diwariskan kepada generasi penerus agar tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.

"Berziarah ke makam pejuang merupakan bentuk penghormatan, mengingat kembali jasanya, dan mendoakan agar amal ibadahnya diterima Allah SWT," kata Subhan.

Bagi Golkar, mengenang jasa para pendahulu juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali tujuan awal perjuangan politik. Partai, menurut Subhan, semestinya menjadi instrumen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Cita-cita tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan akses pendidikan, penciptaan lapangan pekerjaan, serta terwujudnya kesetaraan. Nilai-nilai itu pula yang perlu terus diperjuangkan agar keberadaan partai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-62, Golkar telah menjadi bagian dari perjalanan panjang politik Indonesia. Pengalaman tersebut sekaligus membawa tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata, bukan sekadar seremoni dan peringatan tahunan.

Subhan berharap, karya dan pengabdian Golkar dapat terus tumbuh serta berkembang. Peringatan hari jadi, kata dia, harus menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas politik dan sosial di tengah masyarakat.

Semangat peringatan HUT ke-62 itu tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan internal partai. DPD Golkar Lampung juga menyiapkan sejumlah agenda yang membuka ruang partisipasi masyarakat, mulai dari perlombaan olahraga, paduan suara, hingga seni ketangkasan.

Salah satu kegiatan yang diproyeksikan menjadi daya tarik adalah jalan sehat dengan konsep color run. Peserta akan mengikuti lari santai sejauh lima kilometer yang mengutamakan kebersamaan dan kegembiraan, bukan persaingan untuk menjadi yang tercepat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Golkar Lampung ingin menghadirkan peringatan hari jadi yang lebih dekat dengan masyarakat. Ziarah menjadi ruang untuk mengenang jasa para pendahulu, sedangkan kegiatan kebersamaan menjadi sarana mempererat hubungan antara partai dan warga.

Pada akhirnya, usia panjang sebuah organisasi bukan semata-mata diukur dari perjalanan waktu, melainkan juga dari seberapa jauh nilai perjuangannya tetap hidup dan dirasakan masyarakat. Bagi Golkar Lampung, peringatan HUT ke-62 menjadi momentum untuk merawat sejarah sekaligus meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada rakyat. (Rls)