Helo Indonesia

Anies Belum Deklarasikan Cawapres, Pengamat : Masih Tarik Ulur di Internal Koalisi Perubahan

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Jumat, 14 Juli 2023 09:27
    Bagikan  
Anies Baswedan,
Foto: Tangkapan layar

Anies Baswedan, - Capres Partai Nasdem Anies Baswedan usai mengadakan pertemuan dengan Ketum Surya Paloh di Nasdem Tower.

HELOINDONESIA.COM - Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan merencanakan akan mendeklarasikan sosok calon wakil presiden setelah pulang dari ibadah haji. Namun hingga saat ini, mantan gubernur DKI Jakarta itu tak kunjung mengumumkan nama pendampingnya.

Bahkan setelah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyambutnya saat balik ke Jakarta, nama calon pendampingnya itu belum juga dirilis ke publik.

Nama AHY sendiri dari isu yang beredar masuk dalam bursa Cawapres Anies. Terlebih AHY merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, salah satu parpol pengusung Anies untuk Pilpres 2024.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai belum diumumkannya nama pendamping Anies, disebabkan belum ada kesepakatan di internal Koalisi Perubahan.

Baca juga: Inilah Tampang Bandit Curanmor di 11 Lokasi Kota Surabaya yang Didor Anggota Anti Bandit Polrestabes

"Masih ada tarik ulur di internal Koalisi Perubahan sehingga nama cawapres Anies belum diumumkan," kata Ujang dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (14/7).

Ujang memperkirakan, ada kemungkinan nama pendamping Anies Baswedan dilakukan di waktu akhir jelang pendaftaran atau injury time pada waktu pendaftaran Oktober mendatang.

"Politik memang seperti itu ada tarik ulur, hal-hal yang terus dinamis, berubah. Kita tunggu saja kapan nama cawapres tersebut diumumkan," ungkap dia.

Hal itu, kata Ujang, disebabkan Anies masih memetakan kekuatan lawan dan menunggu sang caloin rival, Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto mengumumkan nama cawapresnya terlebih dahulu.

Baca juga: Sekdaprov Lampung Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Kepala BKD Provinsi Lampung

"Kelihatannya juga saling mengintip kekuatan lawan siapa yang akan menjadi cawapres Ganjar serta Prabowo," jelas Ujang.

Mengingat koalisi dari Capres lainnya diprediksi akan mengumumkam nama cawapres pada periode yang sama.

"PDIP juga kemungkinan September-Oktober. Sepertinya pengumuman pendamping Anies Baswedan juga bakal sama. Sambil menunggu penmdamping Ganjar serta Prabowo," tutupnya.