Helo Indonesia

Isu Munaslub Menguat, Jokowi Bantah Cawe-cawe : Itu Urusan Internal Golkar

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Kamis, 27 Juli 2023 11:16
    Bagikan  
Presiden Jokowi
tangkapan layar

Presiden Jokowi - Presiden Jokowi resmi mencabut statud pandemi Covid-19 di Indonesia, 21 Juni 2023. (Foto: tangkapan layar)

HELOINDONESIA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Partai Golkar untuk mengganti Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Dia membantah ikut campur tangan dalam isu yang bergejolak di internal partai berlogo beringin itu.

Menurut Jokowi mencuatnya isu Munaslub di Partai Golkar tak ada hubungan dengan Presiden ataupun Pemerintah.

"Itu urusan internal Golkar. Urusannya internal Golkar. tidak ada hubungannya dengan kita," kata Jokowi di Jakarta Timur, Kamis 27 Juli 2023.

Baca juga: Nekat 10 Tahun Jadi Marinir Gadungan Demi Pekerjaan dan Wanita Incaran, Ujang Hendro Dicokok Intel TNI

Saat ini, beredar kabar sejumlah nama menteri kabinet Jokowi-Mar'uf yang diisukan ingin maju Ketua Umum Partai Golkar dalam Munaslub. Beberapa diantarnya ada nama Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan nama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Menanggapi hal itu, Jokowi menyebut niat tersebut merupakan urusan pribadi Menteri yang bersangkutan. "Kalau Pak Luhut, Pak Bahlil, atau Pak Bamsoet punya keinginan itu urusan beliau-beliau bukan urusan kita. Urusan internal Golkar ya," kata Jokowi.

Diketahui, Partai Golkar digoyang isu Munaslub belakang ini. Mencuatnya isu Munaslub awalnya disampaikan Anggota Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisjam, lalu terus menguar setelah disambut oleh sejumlah tokoh senior dan eksponen Golkar.

Baca juga: Sarana Refleksi dan Mencipta Ide-ide Baru, HMJA USM Gelar Talkshow Action 2023

Mereka mendesak Munaslub lantaran memandang kepemimpinan Airlangga Hartarto perlu dievaluasi. Airlangga Hartarto yang saat inj juga menjabat sebagai Menko Perekonomian dinilai tidak bisa menaikan elektabilitas partai Golkar. Bahkan elektabilitas Airlangga Hartarto sendiri yang digadang-gadang sebagai calon presiden atau capres cenderung stagnan dan masih rendah.